Kapan Pemain Asing Persebaya Balik ke Surabaya?

David da Silva, Aryn Williams, dan Mahmoud Eid meninggalkan Surabaya sejak April lalu. Lalu, kapan mereka kembali ke Kota Pahlawan?

Manajemen Persebaya belum bisa memberi kepastian. ’’Kan Persebaya masih menunggu panduan protokol kesehatan,’’ ujar Ram Surahman, sekretaris Persebaya, kepada Jawa Pos.

Manajemen bakal langsung memberi kepastian setelah menerima panduan protokol kesehatan. Artinya, pemain asing sangat mungkin kembali pada September nanti. Sebab, pihak federasi membahas protokol kesehatan dalam medical workshop bulan depan.

Pelatih Persebaya Aji Santoso sepakat dengan manajemen. Dia juga menyerahkan urusan soal pemain asing kepada petinggi klub. ’’Saya akan berkomunikasi dengan manajemen untuk membahas semuanya,’’ jelas pelatih 50 tahun tersebut.

Komunikasi itu dijalin untuk memastikan waktu dimulainya lagi latihan. Serta kemungkinan pemain asing sudah bergabung dalam latihan perdana.

Sejatinya cukup mudah kembali ke Indonesia. Warga negara asing (WNA) yang mengantongi kitas bisa masuk ke Indonesia. Nah, Da Silva, Aryn, maupun Mahmoud memiliki kitas sebagai syarat kembali ke Surabaya.

Masalahnya, izin dari negara sang pemain untuk bepergian ke luar negeri. Terutama Indonesia yang masih darurat Covid-19.

Antonio Teles, agen Da Silva, belum tahu kapan pemainnya kembali ke Surabaya. Sampai saat ini, Da Silva berada di Brasil. ’’Kami lagi menunggu kepastian soal liga,’’ tutur Teles saat dihubungi Jawa Pos.

Padahal, Da Silva sudah sangat ngebet ingin kembali bermain. Dia butuh pemasukan untuk terus menghidupi keluarganya.

Hal serupa diungkapkan Mahmoud. Dia juga belum tahu kapan kembali ke Surabaya. ’’Saya menunggu kabar dari manajemen,’’ ucap pemain berpaspor Palestina tersebut.

Namun, jika memang harus kembali ke Surabaya, Mahmoud sama sekali tidak khawatir. ’’Karena tidak ada larangan terbang ke luar negeri di Swedia, saya bisa kembali kapan saja,’’ kata pemain 27 tahun tersebut.