Dibanding Bidding, PSIM Ingin Tuan Rumah Liga 2 Ditunjuk LIB

Manajer PSIM Yogyakarta, David MP Hutauruk berharap penunjukan tuan rumah lanjutan Liga 2 2020 tak melalui bidding. Menurutnya, pemilihan host langsung dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) dinilai lebih adil dan fair.

David memaparkan, penentuan tuan rumah dengan sistem penawaran berpotensi memunculkan konflik kepentingan. Hal tersebut diakuinya sudah diusulkan ke operator kompetisi dalam manager meeting lalu.

“Kalau bisa kami inginnya tuan rumah langsung ditunjuk PT LIB. Misalkan saja kalau bidding, nanti yang jadi host tidak mencapai target, pelayanan akan turun,” kata David, Rabu (12/08/20).

“Selain itu agar menjunjung fair play, jangan sampai tuan rumah juga bermain di kandangnya. Makanya kami sambut positif rencana undian untuk semua klub,” tambah dia.

Sosok asal Jakarta itu menambahkan, hal paling utama saat ini adalah keputusan final terkait lanjutan kompetisi Liga 2. Sebab, keputusan itu menjadi pedoman manajemen PSIM dalam menentukan persiapan, termasuk menentukan jadwal latihan.

“Kita ekspektasinya dalam manager meeting ini ada satu keputusan yang dihasilkan, yang bisa mempengaruhi persiapan.”

“Kasihan kalau tim teknis terus menunggu sampai mepet kompetisi. Semua butuh kepastian untuk menjalankan berbagai rencana kegiatan,” tegas David.

Sekadar informasi, sebelumnya telah diumukan bahwa kompetisi Liga 2 yang diikuti oleh PSIM Yogyakarta akan dimulai pada 17 Oktober 2020, setelah berhenti hampir empat bulan akibat pandemi virus corona.