Waduh! Shin Tae Yong Mengaku Khawatir tehadap Performa Timnas Senior dan Timnas U-19 saat Berlaga Nanti

Pelatih Timnas Indonesia Senior dan U-19 Shin Tae Yong mengaku tidak menyangka pemusatan latihan timnas (TC) bakal terganggu oleh pandemi virus corona.

Seperti diketahui, beberapa kali TC timnas harus tertunda demi memastikan kondisi benar-benar aman untuk menggelar latihan. Hingga akhirnya, latihan perdana digelar 7 Agustus lalu di Stadion Madya Senayan, Jakarta.

“Saya tidak memikirkan adanya corona dalam roadmap saya sebelumnya. Karena corona, rencana yang sudah kami susun dengan baik tidak berjalan,” kata Shin Tae Yong, dikutip dari kanal Youtube PSSI.

“Karena corona, pemain sampai harus dikarantina 10 hari lebih. Jadi keadaan ini memang di luar rencana. Harusnya pada rencana sebelumnya kita sudah melihat perkembangan stamina dan fisik para pemain. Tapi sampai saat ini kita belum bisa melihatnya,” Shin Tae Yong menambahkan.

Alhasil, kondisi ini berpotensi membuat persiapan jadi kurang matang. “Jadi saya agak khawatir dengan pertandingan timnas senior di bulan Oktober (kualifikasi Piala Dunia) dan juga Timnas U-19 di Piala Asia U-19 Uzbekistan,” ujarnya.

Corona ditegaskan pelatih Timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 itu, mengubah drastis rencana yang sudah dimatangkannya.

“Seharusnya 50 persen roadmap kami sudah berjalan saat ini, karena corona kita harus membuat roadmap baru,” ujarnya.

“Karena corona kita tidak bisa latihan dengan baik, jadi saya sangat minta maaf kepada masyarakat Indonesia yang benar-benar mencintai sepak bola Indonesia,” ucap Shin Tae Yong.

Lantaran corona pula diakuinya, ia sempat kembali ke Korea selama tiga bulan. “Tapi saat ini kami sudah kembali dan mulai latihan, jadi mohon dukungannya dari masyarakat Indonesia,” Shin Tae Yong menuturkan.

Mengenai metode latihan pada awal-awal berkumpul, Shin Tae Yong tidak akan memberikan materi yang berat.

“Karena pemain karantina lama, minggu ini latihan ringan saja. Untuk minggu depan, kita akan lihat perkembangan dan latihan di tiga hari ini,” ia menjelaskan.