Ledakan Dahsyat Mengguncang Beirut, Borneo FC Peduli Eks Pemain Asingnya

Kabar duka datang dari Ibu Kota Lebanon, Beirut. Ledakan dashyat terjadi yang kabarnya hingga saat ini menewaskan kurang lebih 70 jiwa dan ratusan mengalami luka-luka.

Sontak kabar tersebut pun mengguncang dunia. Salah satunya Indonesia, di mana seperti diketahui ada beberapa pemain asing yang berasal dari Lebanon yang pernah dan masih bermain di kompetisi Indonesia.

Bahkan ketika kompetisi dihentikan, mereka sedang di kampung halamannya. Kepedulian pun ditunjukkan Borneo FC.

Meskipun sudah tak lagi menjadi bagian klub berjulukan Pesut Etam, manajemen Borneo gerak cepat mencari kabar dari mantan pemainnya yakni Jad Noureddine.

Bersyukur, Borneo FC mendapatkan kabar bahwa Jad Noureddine aman dari peristiwa memilukan yang terjadi pada Selasa petang (4/8) waktu setempat tersebut.

“Turut berbelasungkawa atas kejadian ledakan dahsyat yang menimbulkan korban jiwa di Beirut, Lebanon,” demikian pernyataaan Borneo FC dalam akun Instagram.

“Dan setelah kejadian, kami langsung menghubungi eks pemain Borneo FC Jad Noureddine, untuk menanyakan kabarnya. Alhamdulillah Jad Noureddine sekeluarga aman,” Borneo FC menambahkan.

Selain pernah memperkuat Borneo FC, Jad Noureddine juga sempat membela Arema FC. Kini bek tersebut kembali ke tanah kelahirannya dan membela klub yang bermarkas di Beirut, Al Ahed FC.

Ledakan dahsyat terjadi di salah satu gudang yang terletak di sekitar pesisir. Menurut Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab, ada sekitar 2.750 ton amonium nitrat tersimpan di gudang lokasi ledakan.

Ia menjelaskan bahwa bahan pemicu ledakan sudah berada di gudang tersebut selama enam tahun sejak 2014. Getaran yang timbul aknot ledakan hingga merusak banyak bangunan serta kaca jendela dan dilaporkan terasa hingga ke negara tetangga Siprus yang jaraknya sekitar 240 kilometer.* Furqon Al Fauzi/01