Ilija Spasojevic Ungkap Alasan Belum Bergabung Bersama Timnas Indonesia

Jagat media sosial ramai membahas keberadaan striker Bali United dan Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic. Keramaian tersebut dimulai setelah media sosial Bali United mengunggah foto suasana latihan tim yang memperlihatkan Stefano Lilipaly dan Spasojevic.

Padahal seharusnya Spasojevic mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta yang seharusnya sudah dimulai dari akhir Juli lalu, tapi terus tertunda karena hasil swab test para pemain yang belum keluar. Spasojevic ada dalam daftar 29 pemain yang seharusnya berada di Hotel Fairmont, Jakarta, saat ini.

Namun, striker naturalisasi itu akhirnya angkat bicara mengenai keberadaannya. Ia mengakui masih berada di Bali dan belum berangkat untuk menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia, yang sebenarnya sampai detik ini belum kunjung dimulai. Alasan Spasojevic tak lain karena harus mendampingi putrinya, Irina, yang kini tengah menjalani perawatan karena patah tulang tangan.

“Saya sudah ada tiket keberangkatan dan sudah rapid test untuk mengikuti TC Timnas Indonesia di Jakarta. Namun, saat persiapan berangkat, anak perempuan saya terjatuh dan patah tulang di tangan kirinya. Jadi saya harus antar anak saya ke rumah sakit. Hasil rontgen sudah saya kirimkan ke PSSI. Semua berkas dari rumah sakit sebagai bukti bahwa anak saya dirawat juga saya berikan kepada PSSI,” ungkap Spasojevic dalam pesan yang dikirimkan kepada wartawan, Selasa (4/8/2020) malam WIB.

“Saya berterima kasih kepada PSSI dan tim pelatih Timnas Indonesia, termasuk Coach Shin Tae-yong yang sudah memaklumi keadaan ini. Saya bisa merawat dan menjaga anak saat ini. Apalagi dalam situasi pandemi COVID-19 ini, ibu saya belum bisa masuk ke Indonesia sehingga untuk sementara waktu saya harus mengurus anak saya,” lanjutnya.

Memiliki dua buah hati yang masih kecil, Dragan dan Irina, membuat Ilija Spasojevic kini punya kesibukan baru sebagai single parent. Hal itu harus dijalaninya setelah istrinya meninggal dunia karena sakit pada November 2019.

Selalu Bangga Mendapat Panggilan Timnas Indonesia

Keputusan Ilija Spasojevic menjadi Warga Negara Indonesia tidak hanya didasari oleh rasa cintanya kepada keluarga yang dibangunnya, tapi juga keinginan untuk bisa membela Timnas Indonesia di level internasional. Spasojevic pun menegaskan dirinya tidak akan pernah menolak panggilan untuk memperkuat Tim Garuda.

“Saya selalu bangga dan senang mendapatkan panggilan Timnas Indonesia. Dari 2017, saya selalu menjalani latihan dan pertandingan bersama Timnas Indonesia. Hal ini juga membuat saya mau menjadi Warga Negara Indonesia. Namun, selain menjadi pemain Timnas Indonesia, saya juga seorang ayah yang memiliki tanggung jawab untuk kedua anak saya. Jika ibu saya sudah bisa datang dan masuk ke Indonesia untuk menjaga kedua cucunya, mungkin saya baru bisa bergabung dengan Timnas Indonesia,” tegas Ilija Spasojevic.

“Saya selalu siap dan tidak pernah menolak. Hanya saat ini situasi keluarga saya memang harus saya perhatikan terlebih dulu. PSSI juga bisa menerima dan memaklumi keadaan saya, sebab ini berbeda dengan pemain Timnas Indonesia lainnya. Jika anak saya sudah sembuh dan ibu saya sudah di sini, maka saya langsung berangkat untuk bergabung bersama Timnas Indonesia,” lanjutnya.