Bhayangkara FC Jadi Ajang Pembuktian Paul Munster

Pelatih asal Irlandia Utara, Paul Munster, menjadikan Bhayangkara FC sebagai ajang pembuktian kemampuannya meracik tim, dan bertekad mengantarkan The Guardian ke tangga juara Liga 1 2020.

Munster mengawali karirnya sebagai pelatih klub Divisi Empat Swedia, Assyriska BK, pada 2012. Di tahun berikutnya Munster menangani Orebro Syrianska IF, BK Forward (2014-2016), dan Orebro SK U-19 (2016-2017).

Pria berusia 38 tahun ini kemudian mencoba peruntungan di Asia, yakni bergabung dengan klub India, Minerva Punjab, sebagai direktur teknik pada 2018. Setahun berselang, ia membesut timnas Vanuatu.

“Mereka membiarkan saya melakukan apapun sesuai dengan rencana. Vanuatu kini mempunyai filosofi sepakbola, para asisten saya dan direktur sepakbola juga masih bertugas di sana. Mereka mempercayai apa yang saya lakukan. Jika mereka punya pertanyaan, mereka menghubungi saya,” tutur Munster dikutip laman The Guardian.

Muntser tidak lama berada di Vanuatu, karena ia melanjutkan karirnya di Indonesia bersama Bhayangkara FC. Sejak menangani Bhayangkara FC pada 13 September 2019, Munster memberikan sepuluh kemenangan, tujuh imbang, dan tiga kekalahan. Ia juga membawa Bhayangkara FC menjadi juara turnamen pramusim Siem Reap Super Asia Cup di Kamboja.

Kendati Bhayangkara FC tidak memiliki stadion dengan kapasitas besar, Munster meyakini mereka selalu mendapatkan dukungan di manapun bertanding. Hanya saja, Munster harus menunda ambisi menunjukkan dirinya sebagai pelatih mumpuni.

Hal itu tidak lepas dihentikannya Liga 1 untuk sementara waktu akibat pandemi virus Corona. Di tiga pertandingan awal, Bhayangkara FC merebut tiga hasil imbang, dua diantaranya di kandang lawan.

“Saya selalu punya ambisi sangat tinggi di manapun saya berada. Saya tidak merasa gentar menghadapi tantangan,” kata pria kelahiran Belfast tersebut.

“Apa langkah selanjutnya? Saya ingin mendapatkan hasil lebih tinggi [dibandingkan turnamen Siem Reap]. Banyak orang selalu bertanya kepada saya: ‘Kapan Anda kembali?’ Saya berharap orang-orang ini melihat hasil kerja keras saya.”

Sampai saat ini Munster belum memimpin latihan tim. Kendati demikian, penggawa Bhayangkara FC telah menjalani latihan mandiri di lapangan Stadion PTIK agar siap menyambut bergulirnya Liga 1 pada 1 Oktober.