3 Klub Liga 1 2020 yang Bakal Bermarkas di Stadion Sultan Agung Menemui Bupati Bantul

Tiga klub Liga 1 2020, PSM Makassar, Persija Jakarta, dan Bali United, berencana menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul, sebagai homebase dalam lanjutan kompetisi pada Oktober 2020 hingga Februari 2021 mendatang. Ketiga tim tersebut menemui Bupati Bantul, Suharno, Selasa (4/8/2020), untuk melakukan audiensi.

Masing-masing perwakilan secara bergantian melakukan audiensi dengan suharsono sebagai bentuk permintaan izin untuk menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul yang mereka pilih sebagai markas ketika kembali berkompetisi di Liga 1 2020.

Perwakilan dari ketiga tim menyampaikan hal yang sama mengenai harapannya bermarkas di Bantul, yaitu mengharapkan aura positif ketika bermain di sana.

“Kami pernah bermain di Stadion Sultan Agung, dan meraih hasil bagus ketika menghadapi Tira Persikabo dan Persija Jakarta. Jadi harapan kami bisa kembali meraih hasil positif di Bantul,” ujar media officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, ketika ditemui Bola.com.

Hal senada disampaikan Sekretaris Persija Jakarta, Fritz Rudy, yang mendampingi manajer Persija, Bambang Pamungkas. Ia menganggap Stadion Sultan Agung Bantul sudah seperti rumah kedua bagi Macan Kemayoran yang pernah menggunakan stadion itu sebagai markas pada awal Liga 1 2018.

“Bantul bukan kali ini saja menjadi kandang Persija, tapi sudah berkali-kali. Kami nyaman dan mengenal lapangan dengan baik,” ujar Fritz.

Mendapat Lampu Hijau

Gayung bersambut, Bupati Bantul, Suharsono, dengan tangan terbuka mempersilakan ketika tim tersebut menjalani lanjutan kompetisi Liga 1 2020 di wilayahnya.

Seperti halnya yang dilakukan Pemkab Sleman, Bantul juga memberikan izin penggunaan Stadion Sultan Agung sebagai markas beberapa klub dengan tujuan kompetisi nasional bisa berjalan lancar di tengah pandemi COVID-19.

“Secara prinsip monggo kalau mau digunakan. Saya kira lapangan ini sudah memenuhi syarat untuk Liga. Secara teknis dari Dispora sudah mempersiapkan stadion dengan baik. Sekali lagi kami tidak keberatan lanjutan kompetisi digelar di Bantul,” Suharsono.