Sriwijaya FC Ikhlas Memulai Liga 2 dari 0

Adanya format baru di Liga 2 2020 membuat Sriwijaya FC terancam kehilangan poin yang telah diraih.

Sebelum kompetisi dihentikan, Liga 2 2020 telah menggelar satu pertandingan.

Dalam kesempatan tersebut, Sriwijaya FC sejatinya memulai musim dengan baik karena sanggup meraih kemenangan dan mengoleksi tiga poin.

Akan tetapi, poin yang didapatkan terancam hilang pada kelanjutan kompetisi Liga 2 pada Oktober mendatang.

Seperti yang diketahui, Liga 2 nantinya akan mengalami perubahan format.

Salah satunya adalah adanya pembagian grup.

Diperkirakan Sriwijaya FC akan tergabung bersama dengan wakil Sumatra lainnya seperti PSMS Medan, Semen Padang, dan Babel United.

Adanya perubahan grup dapat dipastikan akan berdampak pada raihan poin klub-klub Liga 2 yang telah didapatkan sebelumnya.

Lebih tepatnya, jika regulasi ini tetap diterapkan, maka kompetisi Liga 2 akan dimulai dari awal lagi.

Menanggapi hal tersebut, Sriwijaya FC mengaku ikhlas jika 3 poin mereka harus hilang.

Sang pelatih, Budiardjo Thalib, menyebut timnya tak bermasalah dengan kembali memulai Liga 2 dari awal.

“Tidak masalah. Mau bagaimana lagi? Dengan regulasi baru ini, semua terkena dampaknya,” kata Budiardjo, dilansir BolaSport.com dari Tribun Sumsel.

“Bukan cuma pengurangan angka, tetapi sistem pun berubah,” ujarnya.

Mantan pelatih Persik Kediri ini tak ingin berkomentar lebih lanjut terkait apa pun keputusan PSSI.

Budiardjo sebisa mungkin akan menaati peraturan yang ada.

“Ya, mau bagaimana lagi? Sudah seperti itu jalannya,” ucap Budiardjo.