Masuk Radar Kemenpora, Bek Fiorentina Mengaku Belum Dihubungi

Sempat masuk radar pemantauan Kemenpora, salah satu pemain muda berdarah Indonesia dari klub Fiorentina ini mengaku belum pernah dihubungi oleh PSSI.

Adalah Kevin Diks, pemain Fiorentina berusia 23 tahun tersebut memang diketahui memiliki darah keturunan Indonesia yang berasal dari sang nenek.

Kevin Diks menyebut bahwa neneknya merupakan orang Indonesia, tepatnya dari Ambon. Bahkan bek kelahiran Apeldoorn ini pernah beberapa kali mengunjungi Tanah Air.

“Ya, kakek dan nenek dari pihak ibu saya adalah orang Indonesia. Mereka lahir di Ambon. Aku juga beberapa kali pernah mengunjungi Indonesia,” ucap Kevin Diks kepada INDOSPORT.

Nama Kevin Diks sendiri sempat terdengar dan beredar di sejumlah media massa nasional beberapa tahun lalu, lantaran namanya masuk daftar pemain keturunan di luar negeri yang dipantau Kemenpora.

Melalui surat dengan No.00862/DM/03/59/09 dari KBRI di Den Haag, pihak Kemenpora memantau para pesepakbola keturunan Indonesia yang ada di Belanda pada tahun 2017 lalu.

Kevin Diks beserta 24 pemain keturunan lain seperti Sandy Walsh, Joey Suk hingga Navarone Foor masuk radar Kemenpora dan diprediksi bisa menjadi WNI dan dipanggil PSSI untuk membela Timnas Indonesia.

Menariknya, meski masuk dalam radar pantauan Kemenpora, Kevin Diks mengaku tidak mengetahui hal tersebut, serta menyebut jika Kemenpora dan PSSI belum pernah menghubunginya.

“Itu mungkin benar (daftar pemain keturunan yang dipantau Kemenpora), tetapi saya tidak tahu apa-apa karena mereka tidak pernah menghubungi saya,” tambahnya.

Performa Kevin Diks musim ini terbilang cukup impresif. Bergabung bersama AGF di Liga Denmark sebagai pemain pinjaman dari Fiorentina, Kevin Diks berhasil menjadi pilihan utama khususnya di babak Championship Rounds.

Total, Kevin Diks telah tampil sebanyak 21 bersama AGF musim ini di semua ajang dan berhasil mencetak masing-masing satu gol serta assist.