Sambut Liga 1 2020, PSIS Semarang akan Terbagi Dua Tim

PSSI telah menyatakan bahwa Liga 1 musim 2020 akan berlangsung dengan menerapkan tanpa adanya degradasi.

Selain itu rencananya PSSI juga akan menerapkan regulasi baru dengan mewajibkan setiap klub memainkan pemain U-19 di setiap pertandingan.

Menanggapi hal tersebut, asisten pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury mengatakan bahwa dirinya ingin memanfaatkan kesempatan yang ada untuk memberi waktu bermain kepada pemain mudanya.

Namun dirinya juga masih belum mengetahui kepastian tersebut karena harus berbicara dulu kepada kepala pelatih.

Imran Nahumarury menilai bahwa PSIS Semarang saat ini memiliki banyak pemain muda berkualitas yang tak cukup mendapat waktu bermain.

“Ya kalau saya melihat dari masalah tekniknya, harusnya ini menjadi kesempatan buat pemain muda untuk menunjukkan kualitasnya, tapi kan kami tidak pernah tahu.”

“Kalau saya pribadi sih, saya akan maksimalkan pemain muda yang ada dan kami kolaborasikan dengan pemain senior,” ucapnya seperti dikutip Bolasport.com dari Super Skor, Sabtu (1/8/2020).

Ditambah lagi kompetisi yang akan berjalan padat memaksanya untuk memanfaatkan semua pemain yang ada.

Bahkan mantan pemain Persija Jakarta tersebut berniat untuk membuat PSIS Semarang dibuat menjadi dua tim.

Nantinya, kedua tim tersebut akan saling bermain setiap dua atau tiga hari secara bergantian.

Ke depannya, ia akan membicarakan hal tersebut bersama Dragan Djukanovic.

“Karena di kompetisi saat ini yang cuma lima bulan, pastinya pertandingan akan lebih padat. Saya butuh 30 pemain bisa dibuat dua tim.”

“Tim ini main, dua tiga hari tim satu lagi yang main. Itu menurut saya ya. Tapi kan nanti diomongin lagi sama pelatih juga,” jelasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.