Pemain Anggap Pembaharuan Kontrak Arema FC Sudah Adil

Penggawa Arema FC menilai pembaharuan kontrak yang dilakukan manajemen dalam menyambut lanjutan Liga 1 2020 pada 1 Oktober sudah adil, dan mereka menegaskan siap bertanding.

Beberapa pemain telah mendapat pembaharuan kontrak setelah melakukan negosiasi dengan manajemen usai menjalani rapid test beberapa hari lalu. Mereka pun menandatangani kontrak baru tersebut.

Dalam pembaharuan ini, nilai gaji perbulan yang didapatkan pelatih dan pemain berupa nilai kontrak semusim dibagi dua, lalu dikurangi uang yang sudah dan akan mereka terima sampai Agustus, lalu dibagi jumlah bulan dari September sampai bulan terakhir sesuai durasi kontrak awal.

“Apapun itu, ini kan keputusan dari PSSI. Saya pikir mereka memberikan solusi yang fair. Kami tahu situasi sekarang ini seperti apa,” kata gelandang Hanif Sjahbandi diwartakan laman Wearemania.

Menurut Hanif, ia memaklumi kondisi klub yang tidak mendapatkan pemasukan dari sponsor maupun tiket akibat pandemi virus Corona. Hanif terlebih dulu mempelajari penjelasan manajemen dan isi pembaharuan kontrak sebelum membubuhkan tanda tangan.

“Saya menyadari mereka pasti bersikap adil kepada pemain, klub, dan juga semua aspek yang berhubungan dengan sepakbola. Saya menyetujui itu, dan berusaha mendukungnya,” kata Hanif.

Hal senada diutarakan Dave Mustaine. Gelandang Arema ini menegaskan, dirinya sudah tidak sabar untuk segera menjalani latihan setelah tidak merasakan atmosfer kompetisi selama lebih dari empat bulan.

“Saya sudah teken (pembaharuan kontrak). Mau tidak mau harus setuju, karena itu keputusannya juga dari PSSI. Sebagai pemain, kami pun menyadari saat ini sedang dalam masa pandemi, mau tidak mau harus menerimanya,” kata Dave.

“Saya tetap latihan sendiri sebagai persiapan saya untuk menjaga kondisi, misalnya dengan lari-lari, fitnes di gym (pusat kebugaran). Pokoknya selalu menjaga kondisi.”

Sebelum menjalani latihan perdana pascalibur panjang, manajemen menargetkan proses tanda tangan pembaharuan kontrak ini tuntas pada 3 Agustus. Mereka menginginkan pemain dan pelatih bisa tenang dalam menjalankan aktivitas. Saat ini pemain masih menerima latihan secara virtual dari pelatih untuk menjaga kebugaran mereka.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.