Mochamad Iriawan: Saya Berikan Jika Ada yang Berminat Jadi Manajer Timnas Indonesia U-19

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyatakan dirinya menjabat sebagai manajer Timnas Indonesia U-19 sembari menunggu ada kandidat lain. Apabila ada yang berkompeten dirinya akan memberikan jabatan tersebut.

“Nah ini keppresnya sedang dibuat draftnya. Jadi sementara belum ada manajer jadi saya hire dulu, nantinya kalau sudah ada tapi harus manajer yang benar-benar memajukan Timnas, saya akan kasih ke dia. Sekarang saya belum nemu itu, sementara saya akan ambil dulu tapi kalau sudah ada akan saya serahkan,” ungkap Mochamad Iriawan beberapa hari lalu.

Seperti diketahui, 46 pemain Timnas Indonesia U-19 dan 29 pemain Timnas Senior sudah menjalani karantina di Hotel Fairmont, Jakarta sejak 23 Juli lalu.

Hari ini, setelah menjalani karantina dan tiga kali pemeriksaan Covid-19 dengan metode Swab Test, para pemain Timnas dijadwalkan berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta di bawah kepemimpinan manajer pelatih Shin Tae-yong.

Seperti diketahui Mochamad Iriawan sempat mengatakan bahwa dirinya kini menjabat sebagai Manajer Timnas Indonesia U-19.

Pengakuan tersebut dinilai tak lazim terjadi lantaran belum ada Ketum PSSI sebelumnya yang merangkap jabatan sebagai Manajer Timnas.

Iriawan menjelaskan bahwa ia menjabat sebagai manajer merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai Ketua Prestasi Timnas Indonesia U-19 yang tertera dalam Keppres dan tinggal menunggu persetujuan Presiden.

Kemenpora melalui Sesmenpora Gatot S Dewa Broto pun tak mempermasalahkan. Namun, ia agak riskan dalam hal laporan pertanggungjawaban nantinya, terlebih tugas Ketum PSSI yang juga harus mengurus Liga sepakbola Indonesia.

Sementara itu, eks pemain Timnas Indonesia, Imran Nahumarury pun turut angkat bicara masalah ini.

Ia justru mengatakan agar apa yang dikatakan oleh Ketum PSSI jangan terlalu dipermasalahkan.

“Situasi seperti ini jangan lah dipolemikkan kembali kaya kasus kemari shin Tae-yong dengan Indra Sjafri dan Yeyen (Tumena) juga. Kan sebenarnya tidak seperti itu,” kata Imran saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (1/7/2020).

“Sekarang jangan berpolemik lah karena masih banyak hal yang harus kita berikan suport ke TC Timnas, karena yang saya lihat ini bukan cuma tim kepelatihan saja yang bekerja, tapi juga tim medisnya di bawah Dokter Papi. Mereka banyak pekerjaannya untuk Timnas kita,”

“Jadi ayo kita jangan permasalahkan itu. kita bantu Timnas kita supaya berprestasi,” jelasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.