Baru Main Tiga Pertandingan, Pelatih PSIS Belum Tahu Lawan Terberat Musim Ini

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, menyebut tim yang sulit dihadapi klubnya di Liga 1 musim lalu.

Menurut Dragan Djukanovic, yang asal Montenegro itu, Madura United menjadi lawan tersulit PSIS musim lalu.

Pasalnya kala itu PSIS Semarang yang berhasil unggul lebih dulu justru harus berbalik kalah usai Beto Goncalves mengunci kemenangan tim berjulukan Laskar Sape Kerrab tersebut.

Laga yang dimaksud adalah pertemuan kedua di Liga 1 2019 di mana PSIS takluk 2-3 di kandang sendiri, 17 Desember 2019.

Saat itu Dragan Djukanovic sudah menjadi direktur teknik PSIS dengan posisi pelatih dipegang oleh Bambang Nurdiansyah.

“Sebenarnya saya bisa mengatakan bahwa musim lalu permainan yang paling sulit itu saat melawan Madura United,” ucapnya seperti dikutip Bolasport.com dari Tribun Jateng, Sabtu (1/8/2020).

Untuk musim ini, pria berusia 50 tahun tersebut belum mengetahui siapa lawan terberatnya.

Hal itu karena Liga 1 2020 harus terhenti setelah baru berjalan selama tiga pertandingan.

Penghentian tersebut harus dilakukan menyusul merebaknya COVID-19 di Indonesia.

“Sulit setelah hanya tiga pertandingan untuk mengatakan tim mana yang menjadi lawan terberat kami. Soalnya, kami belum bermain dengan semua tim,” katanya.

Usai kedatangannya ke PSIS Semarang, Dragan Djukanovic berhasil menaikkan prestasi tim berjulukan Laskar Mahesa Jenar tersebut.

Buktinya pada musim lalu ia berhasil membawa PSIS Semarang keluar dari zona degradasi.

Kala itu Dragan Djukanovic menilai bahwa timnya sudah bermain dengan baik.

“Jadi saya tidak bisa memberikan jawaban jika tidak bermain melawan banyak tim. Dari hari saya datang, kami hanya kehilangan 3 pertandingan dan kami bermain sangat baik,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.