PT LIB Rancang Agenda Manajer Meeting Bersama Klub Liga 1 2020

Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, mengatakan setelah rapat bersama komisaris dan direksi, Senin (3/8/2020) pihaknya bakal mulai merancang agenda pertemuan dengan klub-klub Liga 1.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) bakal kembali menggelar rapat lanjutan Liga 1 2020 setelah sebelumnya agenda Senin (27/7/2020) ditunda.

Dalam lanjutan Liga 1 2020 ini memang masih banyak hal yang perlu dibahas dan diselesaikan oleh PT LIB dan PSSI bersama dengan klub.

Hal itu karena dari 18 baru 14 klub yang setuju kompetisi Liga 1 dilanjutkan di tengah pandemi Covid-19 pada 1 Oktober mendatang.

Empat klub yang masih tak setuju kompetisi dilanjutkan yakni, Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, Barito Putera, dan Persita Tangerang.

Mereka beralasan sampai saat ini menilai operator masih belum memberi jawaban apa yang diminta klub.

Untuk itu Sudjarno mengatakan bahwa dalam minggu depan PT LIB bakal menggelar rapat tatap muka dengan tim agar semua permasalahan dapat diselesaikan.

“Kami kan kemarin dari Yogyakarta. Jadi kami bakal bikin laporan dulu hasilnya. Setelah itu nantinya bahan tersebut bakal menjadi bahasan utama untuk meeting bersama klub,” kata Sudjarno Kepada BolaSport.com, Kamis (30/7/2020).

“Minggu besok pokoknya. Tapi tanggal pasatinya belum tau,” ucapnya.

Sudjarno mengatakan PT LIB bakal rapat bersama dengan komisaris dan direksi lebih dulu setelah dari Yogyakarta.

Seperti diketahui, Liga 1 2020 bakal berpusat di Pulau Jawa.

Sehingga klub dari luar Pulau Jawa bakal dipusatkan di Yogyakarta dan sekitarnya.

Oleh karena itu, untuk persiapan juga PT LIB sudah beberapa hari memantau langsung kondisi Yogyakarta dari stadion hingga yang lainnya.

“Kami bikin hasil di Yogyakarta dengan rapat bersama komisaris dan direksi dulu ya. Setelah itu Senin (3/8/2020) kami bakal merancang agenda meeting bersama klub,” ujarnya.

“Hasil dari Yogyakarta itu disampaikan kepada klub supaya mereka juga bisa yakin dengan lanjutan kompetisi,” katanya.

Pada pertemuan kali ini pun diharapkan bisa tatap muka agar apa yang ingin disampaikan klub bisa langsung diungkapkan dan bisa dicari jalan keluarnya bersama.

“Kami inginnya memang langsung dengan harapan semua pemain sudah hadir.”

“Dalam pertemuan nantinya juga akan tetap menerapkan social distancing. Dan 18 klub juga tidak banyak jadi tidak akan terlalu penuh,” tuturnya.