Persik Kediri Beradaptasi Dengan Kepergian Paulo Sitanggang

Persik Kediri membiasakan diri setelah kepergian Paulo Sitanggang. Eks timnas Indonesia U-19 tersebut memutuskan pindah ke klub Liga 2, PSMS Medan dengan status permanen.

Karier Paulo bersama Persik, terbilang singkat karena baru didaratkan pada awal musim ini. Sebelum kompetisi dihentikan pria kelahiran Deli Serdang itu, bermain satu kali dengan catatan 52 menit dari tiga laga yang dimainkan Macan Putih.

Alasan Paulo hengkang, karena melihat keseriusan PSMS dalam merekrutnya. Eks pilar Barito Putera tersebut pun bertekad mengerahkan seluruh kemampuan terbaik yang dimiliknya.

“Kami harus mengantisipasi dan beradaptasi tanpa Paulo. Kami akan mencoba mengutak atik pemain yang ada agar lini tengah tetap stabil, kami yakin pasti bisa,” ucap pelatih Persik Joko Susilo.

Meski begitu, Joko belum tahu siapa pemain yang bakal dipilihnya untuk menggantikan posisi Paulo. Hal tersebut karena ia mesti melihat kemampuan para pemainnya terlebih dahulu.

Terlebih sampai sekarang manajemen Persik masih membahas masalah kontrak baru dengan para pemain. Belum ada kesepakatan yang terjadi dia antara kedua belah pihak.

“Kalau sudah tahu pemain-pemainnya, baru bisa memperkirakan komposisi tim, kalau sekarang belum bisa. Tapi saya sudah sampaikan semua opsi kepada manajemen,” ujarnya.

Dijadwalkan Liga 1 kembali diputar pada 1 Oktober 2020 sampai 28 Februari 2021. Kepastian tersebut didapatkan usai PT Liga Indonesia Baru (LIB) menerbitkan surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020, yang dikirimkan kepada seluruh klub beberapa waku lalu.

Semua pertandingan dilangsungkan di Pulau Jawa dengan tanpa penonton. Protokol kesehatan ketat juga dilakukan untuk mencegah ada yang terpapar virus corona, karena penyebarannya masih luas di Tanah Air.

Sebelum kompetisi dihentikan pada pertengahan Maret lalu karena pandemi virus corona, Persik mendapatkan tren negatif. Dari tiga laga yang dimainkan Faris Aditama dan kawan-kawan selalu menelan dua imbang dan satu kalah.

Akibatnya, Persik harus puas menduduki peringkat 14 klasemen dengan raihan dua angka. Klub yang didirikan 1950 itu tertinggal tujuh angka dari Persib Bandung yang berada di puncak.