Bhayangkara FC Sudah Punya Gambaran Soal Penarapan Protokol Kesehatan

Liga 1 2020 akan dihelat pada 1 Oktober mendatang. Penerapan protokol kesehatan jadi hal yang wajib diterapkan manajemen klub kepada para pemainnya.

Dokter Bhayangkara FC, Muhammad Yusuf Zulfikar mengatakan sudah punya gambaran bagaimana menerapkan protokol kesehatan di klub Bhayangkara FC.

“Kalau dari PSSI belum dapat (protokol kesehatan) kami masih nunggu,” kata Yusuf saat dihubungi Tribunnews, Kamis (30/7/2020).

Untuk itu, pria yang pernah menangani Timnas Indonesia U-19 itu juga bakal berkoordinasi dengan Kepala Tim Medis PSSI, Dokter Syarif Alwi atau yang akrab dikenal Dokter Papi untuk menanyakan protokol kesehatan yang tepat diterapkan pada klub-klub Liga 1.

Seperti diketahui, PSSI sebelumnya telah membuat protokol kesehatan dan Satgas Covid-19 juga telah memberikan lampu hijau kepada PSSI untuk melanjutkan Liga.

“Sekarang belum (tanya Dokter Papi – red) soalnya kan Dokter Papi masih sibuk menangani Timnas U-19 sama senior. Saya mau ngobrol sekali kaitannya kelanjutan liga, gimana protokolnya,” kata Yusuf.

“Jadi kita harus tetap koordinasi. Sejauh ini belum (koordinasi). Mungkin setelah lebaran saya akan koordinasi dengan Dokter Papi, gimana kedepannya,” jelasnya.

Yusuf sempat menilai penerapan protokol kesehatan Timnas Indonesia senior dan U-19 yang kini berada di Hotel Fairmont sangat tepat diterapkan pula pada klub-klub Liga 1 2020.

Para pemain dan ofisial begitu kembali wajib menjalani swab test dan karantina tertutup beberapa hari.

Rencana penerapan protokol kesehatan itu pun sudah ia siapkan untuk Bhayangkara FC. Namun, ia harus berdiskusi dengan manajemen terkait hal-hal apa saja yang harus dilakukan.

“Makanya saya juga kalau ada arahan kapan kumpul saya bakal duluan ke Jakarta untuk berbicara ke Manajemen tentang protap yang kita terapkan di klub, terus mengacu pada Timnas,” ujarnya.