Jelang Manager Meeting Shopee Liga 1, Arema Ungkap 2 Hal yang Masih Mengganjal

Arema FC sudah menyusun agenda persiapan untuk lanjutan Shopee Liga 1 2020 pada Oktober. Jadwal rapid tes sudah ditentukan, tinggal mengatur agenda latihan.

Namun, masih ada dua hal yang masih mengganjal di benak manajemen tim berjuluk Singo Edan tersebut. Pertama tentang detail komposisi pemain dan subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi.

“Dua hal itu yang nantinya akan ditanyakan dalam manager meeting Liga 1 saat 17 Juli,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Mengenai detail komposisi pemain, Arema masih belum dapat jawaban apakah ada pendafaran pemain baru lagi. Itu sebagai antisipasi jika nantinya ada pemain yang tidak sepakat dengan rekontrak.

Seperti diketahui, PSSI sudah mengeluarkan surat keputusan jika klub boleh mengontrak pemain dengan nominal gaji sekitar 50 persen dari nilai normal Karena klub tidak dapat pemasukan maksimal saat pandemi virus corona.

“Jika ada kasus pemain yang tidak setuju saat rekontrak, apakah klub bisa mendaftarkan pemain baru. Itu yang akan ditanyakan oleh Arema,” jelasnya.

Mengenai Subsidi

Andai memang pemain yang tidak setuju dengan aturan tersebut, statusnya memang ditunda. Artinya, pemain tersebut boleh memilih tidak melanjutkan kontrak.

Jika PT LIB membuat keputusan klub bisa mendaftarkan pemain baru, tentu Arema akan mendaftarkan pemain baru sesuai dengan kebutuhan pemain.

Sementara, besaran subsidi juga masih jadi tanda tanya. Apakah tetap, berkurang, atau bertambah.

Saat ini, masih ada beberapa klub yang tidak setuju kompetisi dilanjutkan. Arema punya usulan subsidi klub yang tidak ingin melanjutkan kompetisi dialihkan untuk klub yang masih bertahan dalam kondisi sekarang.