Pemprov Palembang Siapkan Kejutan untuk Piala Dunia U-20 2021

Pemerintah Kota Palembang tengah gencar mempersiapkan segalanya guna menyambut Piala Dunia U-20 2021.

Seperti diketahui, salah satu stadion kebanggaan masyarakat Kota Palembang yakni, Stadion Jakabaring terpilih sebagai venue Piala Dunia U-20 2021.

Agar semakin menarik minat para turis lokal maupun mancanegara, beberapa tempat umum dibenahi dan dipercantik.

Mulai dari bandara, rumah sakit, transportasi umum, tempat wisata hingga ruang publik terkecil lainnya.

Selain itu Pemerintah Kota Palembang juga telah menyiapkan empat destinasi baru yang berada di sekitar Komplek Olahraga Jakabaring.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Palembang, Isnaini Madani menyebut jika keempat tempat tersebut adalah kawasan restorasi Sungai Sekanok-Lambidaro, Pasar Durian Kuto, Taman Publik POM IX, dan Lawang Borotan.

“Kami akan mempersiapkan destinasi wisata sebaik mungkin agar wisatawan yang datang dapat berkunjung kembali ke Kota Palembang,” ujar Isnaini dikutip BolaSport dari Antara.

Pemkot mengaku tidak merasa kesulitan dalam mempersiapkan keempat destinasi itu karena pernah melakukan hal serupa waktu SEA GAMES 2011 dan Asian Games 2018.

Secara fisik baru Pasar Durian Kuto, Taman POM IX, dan Lawang Borotan yang sudah matang.

Sementara restoran kawasan restorasi Sungai Sekanok-Lambidaro baru dalam tahap pengerjaan.

Isnaini menambahkan jika pihaknya juga tengah mempertimbangkan untuk membuat space publik baru.

“Masih banyak yang kami siapkan tapi tunggu saja kejutannya,” kata Isnaini.

Kedepannya, ia akan mencoba mengulik beberapa tempat wisata lainnya serta memantau perkembangan penerapan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Saat ini kami mulai mengecek berbagai lokasi wisata untuk memastikan protokol kesehatan berjalan baik, karena sektor pariwisata dan perhotelan pasca PSBB mulai bergejolak lagi,” tutupnya.

Sementara restoran kawasan restorasi Sungai Sekanok-Lambidaro baru dalam tahap pengerjaan.

Isnaini menambahkan jika pihaknya juga tengah mempertimbangkan untuk membuat space publik baru.

“Masih banyak yang kami siapkan tapi tunggu saja kejutannya,” kata Isnaini.

Kedepannya, ia akan mencoba mengulik beberapa tempat wisata lainnya serta memantau perkembangan penerapan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Saat ini kami mulai mengecek berbagai lokasi wisata untuk memastikan protokol kesehatan berjalan baik, karena sektor pariwisata dan perhotelan pasca PSBB mulai bergejolak lagi,” tutupnya.