Gede Widiade dan Ketua KOI Ingin Beli Klub Sepak Bola di Jakarta

Presiden Persiba Balikpapan, Gede Widiade, berencana untuk membeli salah satu klub sepak bola di Jakarta.

Tak sendiri mengurusi klub itu, Gede Widiade berencana mengajak Ketua Umum Komite Olahraga Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari.

Obrolan santai itu diutarakan ketika Gede Widiade bertemu dengan Raja Sapta Oktohari belum lama ini di Pancoran Soccer Field (PSF), Pancoran, Jakarta Selatan.

Kedua orang yang juga pengusaha kaya itu sepertinya sangat serius untuk membeli klub di Ibukota Indonesia tersebut.

Mereka berdua akan mengelola klub itu secara profesional.

“Saya menunggu bos besar ini,” kata Gede Widiade berbicara ke Raja Sapta Oktohari.

Ketika ditantang Gede Widiade, Raja Sapta Oktohari mengaku sangat siap.

Pria berusia 44 tahun itu mengaku sebenarnya sudah bekerjasama dengan Gede Widiade.

Meski begitu, ia tidak mau membeberkan kolaborasi apa yang dilakukannya bersama mantan Direktur Utama Persija Jakarta tersebut.

Kedekatan Raja Sapta Oktohari dengan Gede Widiade seperti kakak beradik.

“Saya sama Pak Gede Widiade itu sebenarnya dari awal sudah kolaborasi, cuma belum kelihatan saja,” kata Raja Sapta Oktohari.

“Kalau saya seperti adik, Pak Gede Widiade itu ibarat kakak. Jadi kalau saya itu bagian yang disuruh-suruh,” ucap pria asal Makassar, Sulawesi Selatan, tersebut.

Belum diketahui klub Jakarta mana yang akan dibeli Gede Widiade.

Namun yang pasti, Gede Widiade menegaskan klub itu tidak akan berpindah tempat.

“Bang Raja Sapta Oktohari nanti saya belikan satu klub di Jakarta dan berkandang di sini. Jasi saya yang belikan klubnya,” ucap Gede Widiade.

Raja Sapta Oktohari nantinya akan bertugas untuk membantu mengurusi klub tersebut.

“Kalau saya ditantang sama Pak Gede Widiade, saya tidak bisa bilang tidak,” ucap Raja Sapta Oktohari.

Meski begitu, ia tidak mau membeberkan kolaborasi apa yang dilakukannya bersama mantan Direktur Utama Persija Jakarta tersebut.

Kedekatan Raja Sapta Oktohari dengan Gede Widiade seperti kakak beradik.

“Saya sama Pak Gede Widiade itu sebenarnya dari awal sudah kolaborasi, cuma belum kelihatan saja,” kata Raja Sapta Oktohari.

“Kalau saya seperti adik, Pak Gede Widiade itu ibarat kakak. Jadi kalau saya itu bagian yang disuruh-suruh,” ucap pria asal Makassar, Sulawesi Selatan, tersebut.

Belum diketahui klub Jakarta mana yang akan dibeli Gede Widiade.

Namun yang pasti, Gede Widiade menegaskan klub itu tidak akan berpindah tempat.