Tidak Konsumsi Gorengan, Salah Satu Kunci Performa Maksimal Makan Konate

Meski sudah lama tinggal di Indonesia, Makan Konate mengaku lebih sering makan makanan khas negara asalnya, Mali. Gelandang serang Persebaya Surabaya itu pun mengindari makanan gorengan untuk menjaga performa.

Daripada menyantap hidangan berminyak seperti gorengan, Konate lebih sering menyantap hidangan berkuah. Salah satu contohnya adalah sup nadji. Sup dengan bahan dasar tomat itu biasa dihidangkan oleh sang istri Zaliha.

“Saya sering makan. Kalau tinggal sama istri, saya sering makan african food. Ada sup ayam atau sup daging, ayamnya pasti direbus, dan semua pakai nasi juga,” beber Konate di channel Youtube Hanif & Rendy Show.

Akan tetapi, selama pandemi ini Konate sebenarnya cukup kesulitan menyantap hidangan kesukaannya. Sebab, sang istri berada di Mali, sedangkan Konate di Surabaya. Keduanya tidak bisa bertemu karena Mali memberlakukan kebijakan karantina wilayah.

Tapi, eks pemain Arema FC itu tidak kekurangan cara. Ia pun mencoba memasak sendiri sup kesukaannya. Kebetulan, bahan-bahan membuat sup tersedia dengan mudah di Indonesia.

“Kalau saya mau masak, aku telpon istri. Saya mau masak ini, (dia bilang) kamu campur ini, ambil ini, akhirnya bisa masak. Mungkin kadang-kadang beli, karena sekarang Surabaya lagi banyak corona virus, aku takut keluar,” tandasnya.

Kegemaran Konate makan sup bukan tanpa alasan. Selain rasanya yang lezat, sup juga dianggap lebih menyehatkan daripada makanan gorengan. Dengan asupan gizi yang cukup, Konate pun bisa menjalankan peran di lapangan dengan baik.