Sindir di Twitter, Borneo FC Sebut PT LIB Masih Tunggak Subsidi 3 Bulan

Akun Borneo FC di Twitter, @PusamaniaBorneo, menyindir akun Shopee Liga 1, @Liga1Match. Borneo FC menyebut PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku penyelenggara kompetisi belum membayarkan subsidi.

“Mantap bos. Sekarang lanjutkan bayar subsidi,” cuit akun Borneo FC me-retweet unggahan akun Shopee Liga 1 di Twitter.

Presiden Borneo FC, Nabil Husein, angkat bicara mengenai sindiran akun timnya di Twitter. Langkah itu diambil karena PT LIB telah menunggak subsidi selama tiga bulan.

Nabil mengaku Borneo FC baru menerima subsidi untuk Februari dan Maret 2020. Ketika kompetisi ditangguhkan hingga sekarang, dana kontribusi untuk timnya itu tidak kunjung cair.

“Belum ada jawaban sampai saat ini untuk subsidi April, Mei, dan Juni 2020. Itu yang kami tanya terus. Kami baru menerima subsidi untuk Februari dan Maret,” kata Nabil.

“Dalam surat edaran PSSI klub harus menggaji pemain hingga Juni 2020. Maka subsidi seharusnya PT LIB juga membayarnya sampai Juni. Cuma beberapa bulan belakangan ini tidak ada tanggapan,” jelas Nabil.

Harus Segera Dilunasi

Nabil meminta PT LIB untuk segera melunasi subsidi yang ditunggak. Pasalnya, Borneo FC membutuhkan dana kontribusi mengingat minim pemasukan selama kompetisi vakum.

“Sudah terlambat sekali dari April-Juni 2020. Seharusnya bulan lalu sudah selesai. Itu bisa menutupi biaya klub untuk Juli dan Agustus 2020,” imbuh Nabil.

“Kondisi Borneo FC sama dengan klub lain. Kami coba mengatasi keadaan. Itu sebabnya kami meminta subsidi itu. Karena saya yakin semua klub berharap subsidi itu cair,” ucapnya.

Sebelum Shopee Liga 1 ditangguhkan pada Maret lalu, PT LIB mengucurkan Rp5,2 miliar untuk mensubsidi 16 dari 18 peserta. Dua klub lainnya, Persiraja Banda Aceh dan Persipura Jayapura, mendapatkan perlakuan khusus dari PT LIB. Kedua klub itu diberikan subsidi sebesar Rp5,7 miliar.