Cara Borneo FC Bantu Perkembangan Sepakbola Samarinda

Borneo FC punya cara untuk mengembangkan sepakbola di Samarinda, kota dari mana mereka berasal. Klub berjuluk Pesut Etam tersebut berniat membagikan bola kepada Sekolah Sepakbola (SSB) dan akademi sepakbola di Samarinda.

Sejak mencuat ke pentas sepakbola nasional, salah satu komitmen dari Borneo adalah mengembangkan bibit-bibit pemain muda. Hal itu mulai mereka lakukan secara perlahan, hingga banyak nama beli mengorbit dari klub bernuansa oranye tersebut.

Menurut Nabil Husein selaku presiden klub, Samarinda sebenarnya punya label sebagai kota sepakbola. Hal tersebut yang coba dikembalikan oleh Borneo, dengan mendukung pertumbuhan anak-anak lokal bisa merekah di pentas nasional.

“Dulu, Samarinda ini dikenal sebagai kota sepakbola. Kita harus menjaganya agar tetap dalam semangat yang sama. Karena itu, kami akan distribusikan bola-bola ke SSB. Kami berharap itu bisa menambah semarak,” ungkapnya dikutip situs resmi klub.

Nadeo Argawinata – Borneo FC
Beberapa tahun ini, banyak pemain muda yang lahir karena Borneo percaya memberikan mereka jam terbang. Walau sejauh ini, banyak yang bukan asli Samarinda, seperti kiper Nadeo Argawinata, atau pemain sayap dengan kecepatan sensasional, Terens Puhiri.

Kini, Borneo ingin lebih giat mencetak pemain muda yang benar-benar punya darah Samarinda. Para pemain tersebut tentunya berawal dari tempaan SSB dan akademi di daerah sekitar, sehingga SSB dan akademi jadi sasaran Borneo untuk mereka bantu.

“Setiap SSB yang aktif nantinya akan kami beri 50 bola. Ada juga SSB di luar Samarinda yang kami kasih. Ini sebagai wujud kepedulian kami akan pentingnya pembinaan di level grassroot, semoga secepatnya bisa tersalurkan,” jelas Nabil.

Dalam beberapa tahun ke depan, Borneo punya harapan untuk terus menjadi sumber pemain timnas Indonesia di segala level usia. Untuk saat ini, terdapat Arya Gerryan yang masuk proyeksi untuk skuad timnas Indonesia U-20, yang akan tampil di Piala Dunia U-20 tahun depan, di Indonesia.

Ada pun, dalam beberapa tahun terakhir, pemain timnas Indonesia yang berasal dari Borneo antara lain Nadeo, hingga Ridho Djazulie — keduanya pernah menjadi kiper Borneo, dan kini sudah bermain untuk klub lain dan sama-sama memperkuat timnas Indonesia, senior serta U-23.