Madura FC Tunggu Surat Resmi dari PSSI, Target Promosi ke Liga 2

Madura FC sebetulnya sudah mencanangkan target kembali ke Liga 2. Segala persiapan sudah dilakukan untuk bertarung di Liga 3 zona Jatim. Bahkan, mereka sudah menunjuk Ismayana Arsyad sebagai pelatih kepala. Sejak Februari lalu, mereka juga melakukan seleksi dan akhirnya resmi mengontrak 16 pemain pada 31 Maret lalu.

Sayang, segala rancangan itu terancam sia-sia. Sebab, akibat pandemi yang tak kunjung mereda, Liga 3 zona Jatim bisa tak terlaksana. Rapat Exco Asprov Jatim yang dilaksanakan kemarin belum memutuskan apakah Liga 3 zona Jatim bergulir atau tidak. Mereka masih harus berkoordinasi dengan gugus tugas Covid-19.

Namun, Madura FC berusaha legawa. Meski, tak dimungkiri mereka sejatinya sangat ingin bisa kembali berkompetisi. ’’Sejak awal kami memang menunggu surat resmi dari asprov soal Liga 3. Apa pun keputusannya akan kami hormati. Apalagi, dalam hal ini, kami tidak bisa berbuat apa-apa,’’ ucap Manajer Madura FC Slamet Hidayat.

’’Secara internal, kami siap berpartisipasi di Liga 3 jika ada promosi ke Liga 2. Namun, kesiapan itu sekali lagi menyesuaikan dengan putusan PSSI,’’ imbuh pria yang akrab disapa Dayat tersebut.

Soal nasib pelatih dan pemain yang telanjur dikontrak, manajemen tim berjuluk Laskar Jokotole itu belum bisa berbicara banyak. Apabila keputusan akhir kompetisi tak dijalankan, manajemen akan mengajak pemain dan pelatih untuk duduk bareng membahas perihal tersebut.

’’Kami akan bicarakan ulang. Kalau koordinasi sebelumnya, pelatih dan pemain kami masih berkomitmen dengan Madura FC dan siap bertahan. Tapi, kami tidak bisa berandai-andai dulu sebelum bicara bersama mereka,’’ ucap pria asli Sumenep tersebut.

Di sisi lain, karena keputusan masih ngambang, Madura FC meminta Asprov PSSI segera memberikan kepastian. Pada dasarnya, Madura FC mematuhi apa pun keputusan Asprov Jatim. Namun, mereka butuh kepastian agar bisa segera membicarakan nasib skuad yang sudah direkrut.

’’Kalau memang lanjut, kami ingin segera ada kepastian berupa surat resmi. Sebaliknya, kalau tidak lanjut, segerakan pula surat resminya agar kami dan pengelola klub Liga 3 lainnya tidak terkatung-katung. Kami memang wajib patuh ke PSSI dan segerakan saja putusannya,’’ tegas Dayat.