Legawa Liga 1 Dipusatkan di Jawa, Persiraja Tuntut Beberapa Poin

Persiraja Banda Aceh akhirnya legawa Liga 1 2020 dilanjutkan dengan seluruh laganya dipusatkan di Pulau Jawa. Namun Persiraja menuntut beberapa poin perihal kelanjutan kompetisi kasta tertinggi Indonesia tersebut.

Sebagai informasi, baru-baru ini operator kompetisi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengeluarkan surat terkait kelanjutan Liga 1 2020, dalam nomor 244/LIB-COR/VII/2020 per tanggal 10 Juli lalu. Surat itu sebagai bentuk tindak lanjut dari SK (Surat Keputusan) PSSI nomor 53/VI/2020, terkait kelanjutan seluruh kompetisi pasca pandemi Covid-19.

Salah satu isi poin dari surat PT. LIB yang ditujukan kepada seluruh manajemen klub Liga 1 itu adalah bahwa Liga 1 2020 akan dilanjutkan kembali mulai 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021 mendatang.

Poin lainnya, Liga 1 musim ini dipastikan digelar tanpa penonton. Lalu Liga 1 2020 dilanjutkan dari pekan keempat dan tetap menggunakan format kompetisi penuh, serta seluruh pertandingan Liga 1 dipusatkan di Pulau Jawa dan klub-klub Liga 1 di luar Pulau Jawa akan bermarkas di Yogyakarta.

“Ya pertama kita sambut baik bahwa jadwal Liga 1 sudah ada kejelasan, walaupun usulan kita untuk dapat main di Aceh belum terpenuhi,” kata Sekertaris Umum (Sekum) Persiraja, Rahmat Djailani, kepada INDOSPORT, Sabtu (11/07/20).

“Ya kita harus legowo. Namun kita ada tuntutan juga soal Liga 1 dipusatkan di Jawa. Salah satunya yakni hotel selama di sana nanti harus free seperti janji Ketum PSSI kemarin,” lanjut Rahmat.

Kemudian, sambung Rahmat, Persiraja ingin stadion home base mereka tidak menyewa alias free juga. Lalu Persiraja berharap biaya rapid test dan protokol kesehatan lainnya ditanggung oleh PT. LIB.

“Lalu untuk poin keempat dan kelimanya, kami ingin lapangan latihan dan transportasi Bus kami juga difasilitasi. Sebab kami klub-klub dari luar Jawa ini bakal selama 5 bulan berada di sana,” pungkas perwakilan klub promosi Liga 1 2020 itu.