Meski Belum Renegosiasi, PSG Berkomitmen Bayar Gaji Pelatih dan Pemain Diatas UMR

PSSI memberikan keleluasaan kepada klub untuk melakukan negosiasi ulang kontrak pemain dan pelatih untuk bulan Juli dan Agustus. Manajemen Putra Sinar Giri (PSG) Gresik, masih berusaha menemukan formula yang pas untuk pembayaran gaji.

closeHal itu diungkapkan oleh pelatih kepala PSG, I Putu Gede. Meski belum secara langsung bernegosiasi dengan pemain, manajemen sudah melakukan komunikasi awal dengan pelatih.

“Kemarin kami (pelatih dan manajemen,red) sudah bahas (kontrak), tinggal formula di bulannya,” kata Putu Gede.

“Belum diinfokan (ke pemain,red). Karena PSG saya pikir nilai kontraknya nggak sebesar tim mapan, seperti Persis. Mudah-mudahan pemain juga menyadari, karena itu bukan kebijakan dari klub, kebijakan dari federasi dan situasinya seperti ini.”

Akan tetapi, berdasar pertemuan dengan pelatih, manajemen PSG kabarnya berkomitmen untuk tetap membayar gaji pelatih dan pemain diatas UMR. Pemain yang gajinya sudah kecil, tidak akan dipotong gajinya sampai dibawah UMR.

“Ada satu yang digaris bawahi, yang gajinya kecil dan tidak mungkin dipotong lagi tidak akan kena. Nggak mungkin digaji dibawah UMR,” kata Putu Gede.

“Negosiasi sambil berjalan, mungkin bulan Agustus (selesai), sebelum kami gabung latihan. Seminggu (sebelum latihan) ada negosiasi, supaya ada kepastian, mereka mulai latihan sudah bisa sepakat,” tandasnya.

PSSI sendiri telah menentukan bahwa gaji pemain dan pelatih akan dibayar sebesar 60 persen mulai bulan September.

Sedangkan untuk bulan Juli dan Agustus, klub dipersilakan untuk melakukan negosiasi ulang. Jika renegosiasi tidak mencapai kata sepakat, maka pemain dan pelatih akan menerima gaji sebesar 25 persen nilai kontrak.