Manajemen PSBS Masih Menanti Surat Resmi Soal Pemangkasan Gaji 60 Persen

Manajemen klub Liga 2 PSBS Biak masih menanti kejelasan dari pihak PT LIB dan PSSI perihal pemangkasan gaji pemain dan official jelang digulirkannya kembali kompetisi sepak bola Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Manajer PSBS, Jimmy Carter Kapisa mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat resmi soal wacana pemangkasan gaji 60 persen untuk klub Liga 2.

“Kalau ada surat resmi, barulah saya bisa memberikan komentar guna mendukung kebijakan Ketum PSSI. Saya tetap menunggu surat resminya. Demi menjaga nama baik klub dan PSSI,” ujar Jimmy dalam rilisnya, Jumat (10/07/20).

Karena itu, Jimmy mengaku pihaknya enggan berkomentar lebih jauh perihal skema penggajian tersebut.

“Belum ada info dari sekretaris PSBS terkait surat dan perihal pemotongan 60 persen gaji yang dimaksud, sehingga dari manajemen PSBS tidak bisa menanggapi isu atau berita di media tanpa dasar yang dapat dipertanggung jawabkan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, manajemen PSBS sendiri masih menanti bagaimana kejelasan skema penggajian pemain dan official di tengah kompetisi yang vakum akibat pandemi Covid-19 sejak Maret lalu.

Sementara, pemangkasan 75 persen gaji hanya berlaku sampai dengan bulan Juni berdasarkan surat keputusan PSSI beberapa waktu lalu.