Bertemu dengan Tiga Lawan Berlabel Juara, Timnas U-16 Perlu Pemain Bermental Baja

Rintangan timnas U-16 untuk menggapai tempat empat besar Piala AFC U-16 2020 sekaligus tiket ke pentas Piala Dunia U-17 2021 tidak lah enteng. Di fase Grup D saja mereka bertemu tim-tim dengan reputasi mentereng.

closeDi ajang yang berlangsung di Bahrain, 25 November-12 Desember 2020 itu Indonesia tergabung dengan Jepang, China, dan Arab Saudi. Ketiganya tercatat pernah mencicipi manisnya gelar juara.

Bahkan, Jepang adalah juara bertahan edisi sebelumnya (2018) yang berarti gelar ketiga mereka. Sementara China dan Arab sama-sama mengoleksi dua gelar.

Pelatih timnas U-16, Bima Sakti, paham bahwa timnya berada dalam grup yang tak menyenangkan. Meski begitu, ia pun tahu apa yang dibutuhkan pemainnya dalam menghadapi negara-negara kuat di Grup D.

“Pemain yang saya inginkan adalah pemain bermental baja,” tutur Bima seperti dikutip dari Antara.

Kemampuan fisik, teknik, dan taktik yang apik memang tak ada gunanya jika mental pemain sudah drop lebih dulu kala menghadapi lawan-lawan elite. Jadi, mental baja memang sangat diperkukan oleh pemain, asalkan tidak percaya diri berlebihan.

Kini Bima bersyukur sudah bisa memulai pemusatan latihan (TC) reguler dalam menyongsong Piala AFC U-16 2020. Para pemain pun dalam kondisi ideal. “Alhamdulillah mereka semakin membaik,” ucapnya.