Arema FC Hormati Klub yang Tolak Shopee Liga 1 2020 Dilanjutkan

Arema FC merespons ada beberapa klub yang tak setuju Shopee Liga 1 2020 dilanjutkan. Mereka menganggap perbedaan pandangan adalah hal yang lumrah.

“Kami respek dengan pertimbangan klub lain. Yang tidak setuju dilanjutkannya kompetisi pasti punya alasan. Sekarang tergantung pada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (operator kompetisi). Karena juga tidak ada aturan degradasi untuk musim ini,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Andaikan nanti jumlah klub berkurang karena tidak ikut lanjutan kompetisi, Arema juga tidak mempersoalkan hal itu.

“Kalau Arema tetap setuju kompetisi lanjut. Karena kami tidak ingin pasrah dan tidak berbuat apa-apa dengan keadaan sekarang,” sambungnya.

Selain itu, Arema juga punya pandangan lain terkait subsidi untuk klub. Jika nantinya ada beberapa klub yang tidak ikut lanjutan kompetisi, subsidi dari PT Liga Indonesia baru diharapkan dialihkan untuk klub yang ikut serta. Sehingga pemasukan bisa bertambah.

“Ya, mungkin subsidi bisa dialihkan ke klub yang melanjutkan kompetisi,” tegas dia.

Sebenarnya, Arema awalnya berharap kompetisi tidak dilanjutkan dengan catatan kompetisi baru diputar lebih awal. Tapi, PSSI sudah mengambil keputusan melanjutkan kompetisi pada Oktober. Arema pun setuju karena sepak bola bisa menghidupkan perekonomian.

PSSI sudah memutuskan kompetisi Shopee Liga 1 dan 2 dilanjutkan pada Oktober. Untuk Liga 1, memang tidak semua klub setuju dengan keputusan itu.

Ada beberapa klub yang punya pertimbangan lain dan tidak ingin kompetisi dilanjutkan, di antaranya Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Barito Putera, dan Persita Tangerang.

Saat ini, PSSI tidak membahas sanksi untuk klub yang tidak ingin melanjutkan kompetisi. Federasi mengajak diskusi sejumlah klub itu. Klub yang setuju kompetisi dilanjutkan ikut menghargai pandangan itu.