Amiruddin Bagas Kaffa Berharap Tiga Pemain Keturunan Bisa Perkuat Timnas Indonesia U-19

Bek kanan Timnas Indonesia U-19, Amiruddin Bagas Kaffa mengaku lebih tertantang apabila pemain keturunan Indonesia bakal memperkuat Garuda Nusantara.

Seperti diketahui, belakangan ini santer terdengar bahwa kemungkinan pemain berdarah campuran bakal didatangkan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19.

Hal itu sempat diungkapkan oleh direktur teknik timnas, Indra Sjafri beberapa lalu tentang kemungkinan keturunan Indonesia.

Sebelumnya Timnas Indonesia U-19 menjalankan pemustan latihan (TC) di Cikarang Bekasi, Januari lalu. Saat itu salah satu pemain keturunan sudah menjalani seleksi timnas.

Saat itu Jack Brown mengikuti TC, tetapi tepat saat pemusatan tahap kedua pada beberapa pekan setelah itu, di Chiang Mai, Thailand ia tak lolos karena dianggap masih kesulitan beradaptasi akibat cuaca.

Sementara itu sejumlah nama kemungkinan sudah ada dalam bidikan pelatih timnas, Shin Tae-yong, baik nama lama ataupun nama baru.

Kemungkinan mendatangkan pemain keturunan sangat besar karena Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi Piala Dunia U-20, sehingga hal itu santer diperbincangkan.

Tiga nama pemain Liga Inggris yang akhir-akhir ini dikait-kaitkan dengan Timnas Indonesia U-19 yakni, Joe Ferguson (Blackburn Rovers U-18), Jack Brown (Lincoln City FC U-18), dan Elkan Baggott (Ipswich Town U-18).

Menanggapi hal itu, Bagas Kaffa bukannya merasa keberatan, ia justru menyambut baik jika Shin Tae-yong memberikan kesempatan untuk para pemain keturunan.

“Saya rasa pelatih tahu apa yang akan dibutuhkan tim. Saya sebagai pemain yang boleh dibilang sudah lama di tim ini, merasa tak ada masalah, sekalipun yang datang adalah pemain campuran seperti Joe Ferguson, Jack Brown, Elkan Baggott, dan lainnya,” kata Bagas Kaffa kepada awak media.

Menurut Bagas, hal itu bahkan menjadi tantangan untuknya apabila pemain ada pemain keturunan yang bakal memperkuat timnas.

Dalam menjalani TC saja, Bagas mengaku akan merasa tertantang dengan adanya saingan baru, dan ia pun mengaku siap untuk bermain dengan siapun nantinya.

“Ada hal baiknya menurut saya, karena akan ada persaingan baru sehingga saya juga tidak punya perasaan aman-aman saja, seolah saya sudah dalam posisi aman sehingga saya pun selalu punya semangat yang baru,” ucapnya.

“Sebagai pemain, saya harus siap, termasuk siap untuk bermain satu tim dengan siapapun. Entah dia pemain lama, pemain baru, pemain asli, atau pemain campuran, saya harus siap,” ujar Bagas.

Menurut Bagas semua memiliki kesempatan untuk memperkuat Indonesia, termasuk pemain keturunan yang berdarah Indonesia.

Tak hanya itu, ia bahkan sedikit membela ketika ada nada miring yang dialamatkan kepada pemain keturunan.

“Saya rasa pemain campuran juga sama halnya dengan pemain asli Indonesia dalam hal semangat membela timnas,” kata Bagas.

“Mereka pasti merasa punya spirit yang sama dengan kami karena akan tampil membawa nama bangsa leluhur, Indonesia dan punya tujuan yang sama untuk membawa timnas tampil gemilang,” tutur Bagas.