PSIS Membeberkan Pertimbangan Berkandang di Stadion Citarum untuk Lanjutan Liga 1 2020

PSIS Semarang mulai ancang-ancang dalam persiapan menyambut kelanjutan kompetisi Liga 1 musim 2020. Satu di antaranya adalah mempersiapkan stadion yang akan menjadi kandangnya.

Stadion Citarum di tengah kota Semarang pun dipersiapkan oleh manajemen tim Mahesa Jenar. Bruno Silva dan kawan-kawan bakal bermarkas di stadion yang baru selesai direnovasi ini.

Sejumlah faktor menjadi dasar pertimbangan manajemen PSIS Semarang memilih bermarkas di stadion yang berkapasitas tak kurang dari 8 ribu penonton itu. Terutama besar kemungkinan pelaksanaan lanjutan Liga 1 tanpa melibatkan penonton.

“Pertama karena kompetisi yang bakal digelar tanpa penonton. Kemudian jika PSIS bermain di luar Semarang, kesulitan mendapatkan perizinan. Untuk itu kami menyiapkan Stadion Citarum,” ungkap CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Selasa (7/7/2020).

“Pandemi COVID-19 membuat setiap daerah memiliki kebijakan masing-masing dalam membatasi kawasannya. Seperti di Magelang, belum tentu kami bisa berkandang di sana lagi selama masih ada wabah virus Corona,” ungkapnya.

Untuk berkandang di Stadion Citarum, bukan menjadi kendala serius bagi PSIS Semarang. Sejak awal stadion ini dipersiapkan sebagai alternatif kandang. Terutama jika pertandingan yang sifatnya khusus seperti laga tanpa penonton.

Selain itu, Stadion Citarum sudah banyak berbenah. Menjadikan stadion ini adalah yang pertama di Indonesia yang menggunakan rumput sintetis. Seluruh tribune penonton juga sudah dipasang single seat.

Sebagai persiapan menghadapi kelanjutan Shopee Liga 1, PSIS Semarang sudah mulai melakukan pembenahan di Stadion Citarum. Termasuk penerangan lapangan yang perlu penyesuaian jika digunakan pada malam hari.

“Kekurangan yang ada di Stadion Citarum mulai kami benahi. Kalau lapangan sudah sangat bagus, tinggal ruang ganti perlu diperbaiki. Kemudian lampu akan kami pasang,” jelasnya.