Arema Optimistis Malang Aman Gelar Pertandingan Liga 1 2020 pada Oktober

Klub-klub asal Jawa Timur, termasuk Arema FC, menghadapi tantangan sulit menjelang bergulirnya lanjutan Shopee Liga 1 2020. Tantangannya karena Jawa Timur kini jadi sorotan karena penyebaran virus corona yang masih tinggi.

Kini, Jatim jadi penyumbang kasus positif virus corona tertinggi di Indonesia, yakni 14 ribu pasien. Alhasil, klub-klub harus bisa meyakinkan dan melaksanakan protokol kesehatan dengan maksimal. Dengan demikian, ada garansi lanjutan Liga 1 2020 di Jatim tak jadi tempat penyebaran rantai virus corona.

Arema FC sebagai klub asal Jatim juga bisa terkena imbasnya. Belum ada kejelasan apakah Singo Edan bisa menggelar pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, atau tidak. Persoalan izin yang nantinya bisa adi kendala. Terkait hal itu, General Manager Arema, Ruddy Widodo optimistis Malang masih aman.

“Terkait pandemi virus corona ini, saya banyak membaca dan mendengar sekarang. Tidak harus takut berlebihan. Jalani saja semua sesuai protokol kesehatan,” kata Ruddy kepada Bola.com, Kamis (9/7/2020).

“Kami optimistis Malang aman. Persoalan izin pertandingan baik di Stadion Kanjuruhan maupun Stadion Gajayana, kami optimistis tidak ada masalah,” jelas manajer Arema FC itu.

Arema berencana menggelar uji coba sekaligus menerapkan protokol kesehatan. Harapannya saat kompetisi nanti semua bisa dijalankan sesuai prosedur.

Nantinya, ini jadi garansi jika Arema tidak perlu mencari kandang baru di luar Jawa Timur. Di Malang Raya, setiap hari masih ada kasus pasien yang positif virus corona.

Tapi masih ada waktu untuk menekan penyebaran virus corona hingga Oktober. Arema baru mengumpulkan pemain pada 15 Juli. Setelah menjalani rapid tes, latihan resmi baru digelar pada 20 Juli.