April, Kemenpora Berharap Stadion Jakabaring Selesai Direnovasi

Kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) berharap renovasi Stadion Jakabaring di Palembang bisa selesai satu bulan sebelum pelaskanaan Piala Dunia U-20 2021 pada tahun depan.

Jakabaring merupakan salah satu dari enam stadion yang direkomendasikan PSSI untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-20. Kelima venue lainnya adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar).

Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto berharap agar proses persiapan menjadi salah satu kota tuan rumah dapat diselesaikan satu bulan sebelum hari H, mengingat pelaksanan Piala Dunia U-20 tidak menyisakan waktu banyak. Event ini dijadwalkan berlangsung 20 Mei hingga 12 Juni.

“Sejauh ini kami melihat cukup baik. Apalagi Sumsel (Sumatera Selatan) memiliki pengalaman sukses di event olahraga internasional. Kami rencanakan satu bulan sebelum pelaksanaan sudah siap,” ujar Gatot diwartakan laman Antara.

“Satu bulan jelang pertandingan dilakukan sterilisasi. Mudah-mudahan event ini sukses seperti event internasional sebelumnya.”

Sementara itu, pemerintah Provinsi Sumsel bersiap menyediakan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk melakukan perbaikan stadion. Asisten I bidang pemerintahan dan kesra Setda Provinsi Sumsel Akhmad Najib mensyukuri penunjukkan Stadion Jakabaring sebagai salah satu venue pertandingan.

Akhmad mengatakan, penggunaan dana APBD ini sudah menjadi komitmen pemerintah provinsi setelah sebelumnya Gubernur Sumsel Herman Deru mengajukan Stadion Jakabaring sebagai venue.

Menurutnya, pemprov Sumsel selama ini selalu menjaga sarana dan prasarana stadion yang menjadi markas Sriwijaya FC itu supaya tetap terpelihara selayaknya pengelolaan stadion bertaraf internasional.

“Ini sudah komitmen dari Sumatera Selatan, perbaikan ringan tidak akan menggunakan dana kementerian, tapi daerah bersedia alokasikan dari APBD,” tegas Akhmad.

Demi suksesnya kegiatan tersebut, sejauh ini Pemprov Sumsel telah membentuk tim percepatan persiapan Piala Dunia untuk mengawal progres persiapan Kota Palembang dan renovasi stadion.

Akhmad menambahkan, fasilitas pendukung sudah tersedia di Palembang, mulai dari bandara internasional, rumah sakit bertaraf internasional hingga fasilitas moda transfortasi Light Rail Transit (LRT) yang memiliki rute langsung dari bandara ke Jakabaring.

“Stadion berada dalam satu kompleks olahraga internasional, atlet cukup berjalan kaki saja menuju stadion dari wisma atlet,” kata Akhmad.