Pemangkasan Gaji Jadi Alasan Petteri Pennanen Tinggalkan TIRA Persikabo

Gelandang asal Finlandia Petteri Pennanen mengungkapkan sejumlah alasannya mengambil keputusan mengakhiri kebersamaan dengan TIRA Persikabo. Salah satunya pemangkasan gaji hingga 75 persen.

Pemangkasan gaji tersebut berdasarkan keputusan sepihak PSSI tanpa berkonsultasi dengan perwakilan klub maupun pemain. Klub menganggap keputusan itu melegakan, namun tidak bagi pemain.

Pennanen mengatakan, gaji sebesar 25 persen dianggap tidak mencukupi untuk menghidupi keluarganya. Keputusan PSSI yang memberikan keleluasaan kepada klub menggaji pemain sebesar 50 persen dari nilai kontrak awal juga tidak diterima Pennanen.

“Kompetisi tidak berjalan sampai Oktober. Artinya, bila dilanjutkan bakal berakhir sekitar Maret. Itu akan mengganggu perencanaan saya untuk tahun depan,” ujar Pennanen diwartakan laman Yle Urheil.

“Tentu akan sangat konyol buat saya kalau kembali ke sana (Indonesia) di tengah persyaratan-persyaratan yang ada sekarang. Jadi ini bukan sebuah keputusan yang sulit.”

“Tidak ada penyesalan. Saya hanya menyesali harus berakhir seperti ini. Kompetisi baru dimulai, baru menjalani tiga pertandingan. Hal lainnya di luar lapangan juga sudah diurus.”

Sejak meninggalkan Bogor, Pennanen menjalani latihan bersama klub lamannya, KuPS. Pemain berusia 29 tahun ini juga mengungkapkan keinginannya kembali merumput di Liga Utama Finlandia.

“Sejujurnya, untuk saat ini semuanya masih terbuka. Sekarang saya perlu melihat opsi terbaik. Kemungkinan bermain di luar negeri juga bisa 99 persen. Mungkin akan sulit di musim panas, tapi peluang terbuka di musim dingin,” kata Pennanen.

“Finlandia juga menjadi pilihan realistis, mengingat saya ikut latihan di sini, dan musim baru dimulai. Saya ingin merumput lagi secepat mungkin. Kondisi fisik pun tetap bagus.”

Hanya saja, kans Pennanen untuk berlabuh di klub baru tidak besar. Sebab, manajemen TIRA Persikabo menegaskan sang pemain masih terikat kontrak hingga akhir tahun ini. CEO KuPS Jarmo Heiskanen menyatakan, ia sudah berbicara dengan Pennanen terkait masalah itu.

“Tentu saja Pennanen tetap menjadi bagian keluarga KuPS. Kami sudah bicara tentang berbagai topik, termasuk kemungkinan bermain untuk KuPS di masa mendatang,” kata Heiskanen.

“Petteri terlebih dulu harus menyelesaikan kesepakatan kontraknya di Indonesia. Negosiasi tidak akan dilakukan sampai sang pemain berstatus bebas transfer.”