Asprov PSSI Bali Pastikan Tak Ada Pertandingan Liga 1 2020 yang Dilaksanakan di Pulau Dewata

Ketua Departemen Sepak Bola Asprov PSSI Bali, Nasser Attamimy memastikan bahwa tak akan ada pertadingan Liga 1 2020 yang akan digelar di Pulau Dewata.

PSSI telah memastikan bahwa kompetisi sepak bola di Indonesia akan kembali dilanjutkan pada Oktober mendatang.

Menanggapi kabar tersebut seluruh pihak yang berhubungan dengan sepak bola Indonesia pun sedang mempersiapkan diri menyambut kembalinya kompetisi.

Salah satunya adalah Aspov PSSI Bali.

Belum lama ini Asporv Bali menggelar rapat koordinasi Satgas Antimafia Bola bersama Direskrimun Polda Bali pada Jumat (3/7/2020), untuk membahas apa yang harus dilakukan kedepannya.

Dilansir BolaSport.com dari Tribun Bali, rapat koordinasi tersebut diikuti oleh Karoops Polda Bali, Sekum KONI Bali, Ketum dan Sekum Asprov PSSI Bali, Danpomdam IX Udayana, Satgas Humas Polda Bali, Propam Polda Bali, dan Satgakum Polda Bali.

“Kita koordinasi dengan pihak kepolisian terkait kelanjutan Liga 1 dan 2, perwakilan Bali United hadir juga,” kata Nasser selaku ketua Departemen sepak bola Asprov PSSI Bali.

“Dalam rapat ini, Direskrim Umum Polda Bali menyampaikan amanat dari rapat virtual di Mabes Polri terkait penyelenggaraan Liga 1 dan 2,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Nasser juga mengaku akan mendukung secara penuh program apa saja yang akan diperintahkan PSSI pusat dalam kelanjutan kompetisi nantinya.

Sedikit memberi bocoran, Nasser menyebut untuk Liga 1 Oktober mendatang akan digelar terpusat di pulau Jawa.

Lebih tepatnya adalah di Yogyakarta.

Oleh sebab itu, Nasser memastikan tak akan ada pertandingan yang akan digelar di Bali.

Hal tersebut juga didasari karena adanya renovasi Stadion Dipta yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-20 2021.

“Untuk Liga 1 dan 2 yang akan digelar Oktober, Asprov PSSI Bali siap berkoordinasi,” ucap Nasser.

“Liga akan berlanjut dengan format turnamen, tidak ada laga di Bali, hal ini juga karena ada renovasi Stadion Dipta jelang Piala Dunia U-20 tahun 2021,” tuturnya.

Sementara itu, bukan hanya direncanakan akan terpusat di Jawa, akibat adanya pandemi COVID-19, kompetisi sepak bola Indonesia musim 2020 juga akan mengalami beberapa perubahan format kompetisi.

Mulai dari penerapan protokol kesehatan yang ketat saat kompetisi dimulai, hingga hilangnya sistem degradasi.

Sehingga untuk musim depan jumlah klub yang berpartisipasi di Liga 1 akan menjadi 20 tim.