Liga Putri Belum Jelas, Riski Yanti Pilih Indonesia Women’s Pro Futsal League

Riski Yanti tidak mau lagi mengingat atau memikirkan kompetisi Liga 1 Putri yang tidak jelas masa depannya.

Penyerang Persib Putri itu tidak ingin menanti sesuatu yang tidak pasti yang bisa membuatnya gagal beraksi di kompetisi yang baru seumur jagung itu.

“Saya sudah menyakini Liga 1 Putri pasti tidak akan digelar musim ini. Karena sampai sekarang tidak ada informasi sama sekali,” kata Riski kepada Topskor.id, Senin (6/6)

“Bolak-balik saya baca berita sepak bola Indonesia, belum ada tuh Liga Putri dibahas. Sedih rasanya lihat kenyataan ini,” Riski menambahkan.

Dari informasi yang beredar, setelah memastikan menggelar kompetisi Liga 1, 2 dan 3, PSSI bakal menggelar Elite Pro Academy (EPA).

Liga Putri belum tersentuh sama sekali. Bahkan untuk sekadar didiskusikan kelanjutannya.

Fenomena itu tentu mengecewakan bagi pesepak bola putri. Mereka terancam kehilangan sejumlah hal seperti kompetisi yang akan mengasah kemampuan mereka serta penghasilan rutinnya dari sepak bola.

“Penghasilan dari Liga Putri pasti hilang kalau kompetisi tidak digelar. Itu kerugian kami yang berkarier di sepak bola,” kata Kijun, sapaan akrab Riski Yanti.

Tapi karena hidup harus terus berjalan, Kijun mencoba menerima keadaan bahwa kompetisi Liga Putri untuk sementara tidak berdenyut.

Pilihannya adalah kembali ke futsal. Dia akan melebur dengan Pusaka Angel FC menyelesaikan kompetisi Indonesia Women’s Pro Futsal League.

“Sekarang ambil yang pasti-pasti saja biar penghasilan tidak tersumbat. Saya kembali ke liga futsal bersama Pusaka FC,” kata Kijun.

Indonesia Women’s Pro Futsal League bakal dilanjutkan di Yogyakarta pada September. Pusaka FC masih punya satu laga yang harus dimainkan.

Menang atau kalah di laga terakhir, kata Kijun, posisi Pusaka di papan klasemen sudah tidak tergeser di runner-up.

“Laga tersisa nggak berpengaruh sama sekali. Yang ramai justru perebutan posisi ketiga,” kata Kijun.

“Tapi tetap senang mainnya karena bisa jadi pelarian sementara dari Liga Putri yang tidak jelas masa depannya,” Kijun menambahkan. (Top Skor)