Gerak Cepat, Operator Liga 3 Jateng Mulai Pikirkan Rencana Kompetisi

PSSI telah menyampaikan bahwa kompetisi Liga 3 2020 akan tetap dijalankan. Hal ini langsung mendapat respons beragam dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI di setiap provinsi karena mereka yang berkewajiban menggelar kompetisi.

Salah satu Asprov PSSI yang sudah memikirkan rencana kompetisi adalah Asprov PSSI Jawa Tengah. Namun, operator kompetisi PSSI Jateng butuh gambaran jelas terkait akan seperti apa Liga 3 nantinya.

Pasalnya, PSSI pusat belum memberi gambaran soal format kompetisi Liga 3 2020 hingga Kamis (9/7/20) siang. Asprov PSSI Jateng lantas merasa bingung.

“Kami berharap nantinya kompetisi positif dilangsungkan, jangan sampai menjadi beban,” beber operator kompetisi PSSI Jateng, Agus Hanifudin, di Kompleks Stadion Citarum, Rabu (8/7/20).

“Pandemi virus corona sudah cukup berat bagi siapa pun dan daerah mana pun. Perlu pertimbangan matang dan tidak memaksakan diri meskipun Jawa Tengah berharap tetap menyelenggarakan Liga 3,” cetusnya.

Agus Hanifudin juga menambahkan bahwa pihaknya akan menunggu terlebih dahulu antusiasme peserta seperti apa. PSSI Jateng telah memikirkan rencana kompetisi jika dilangsungkan dengan banyak atau minim peserta.

“Dari mereka (klub peserta) nanti kami harapkan bisa mengerucutkan suatu gambaran ide pelaksanaannya, apakah akan dilaksanakan tetap dengan sistem kompetisi penuh seperti yang selama ini dilakukan, setengah kompetisi, atau justru format home tournament,” jelas Agus.

Sebagai informasi, kompetisi Liga 3 Jawa Tengah tahun lalu berlangsung dengan peserta sebanyak 19 klub, salah satunya Persekat Kab. Tegal yang belakangan mampu promosi ke Liga 2 2020.