Soal Penyelanggaraan Piala Dunia U-20, Menpora: Kami Membantu PSSI, Bukan Mengambil Alih

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga mulai melakukan persiapan untuk menyukseskan penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

Pertama, langkah yang dilakukan ialah meluruskan anggapan adanya pengambilalihan kepanitiaan penyelenggara Piala Dunia U-20 dari tangan PSSI.

“Saya meluruskan. Tidak ada pengambilalihan. Ini adalah kegiatan kita bersama. Karena pembiayaan 100 persen APBN dan masuk di DIPA Kemenpora di situlah keterlibatan pemerintah. Kami membantu PSSI, bukan mengambil alih. Kami bantu PSSI agar bisa sukses, terselenggara dengan baik,” kata Menpora Zainudin Amali di kantornya, Jumat (3/7).

Menpora menjelaskan, nantinya di INAFOC (Indonesia World Cup U-20 FIFA 2021 Organizing Committee) tak hanya berisi unsur dari pemerintah. Namun, ada juga PSSI yang akan dimasukkan di dalamnya.

“Kami akan bahas bersama-sama dengan PSSI dan saya kira kami harus lakukan ini sebagai satu kepantian bersama dari semua unsur. Kami juga tetap koordinasikan dengan FIFA,” tandasnya.

Hanya, dia belum bisa menetapkan kepanitiaan INAFOC karena masih harus menunggu Keputusan Presiden (Keppres) yang akan menjadi dasar hukum dibentuknya INAFOC dengan diketuai oleh Menpora Zainudin Amali langsung.

“Kami belum tahu (unsur PSSI masuk di mana, red) karena Keppres belum. Kami tunggu keppresnya kalau sudah jadi baru saya akan duduk dengan PSSI,” tandasnya. (dkk/jpnn)