Soal Izin Pemerintah untuk Kompetisi, Exco PSSI Beri Jawaban Begini

Alasan beberapa klub tak setuju untuk melanjutkan Liga 1 2020 ialah karena masalah kesehatan dan izin pemerintah.

Menanggapi pernyataan klub tersebut, Exco PSSI Yoyok Sukawi angkat bicara.

Dia memaparkan, bahwa dalam menggelar kompetisi ada beberapa elemen penting untuk dijalankan.

Karena itu, untuk izin kompetisi harus menantikan persetujuan dari elemen-elemen tersebut.

“Pemerintah itu kan ada banyak, dari mulai Kepolisian, Gugus Tugas COVID-19, dan Kemenpora. Saat ini ketiganya ini belum solid satu suara,” katanya, Selasa (7/7).

Sejauh ini, Yoyok mengakui Gugus Tugas COVID-19 belum membolehkan. Tetapi, karena Kemenpora sebagai leader dan pemangku kebijakan olahraga sudah mengeluarkan protokol, maka artinya sudah ada lampu hijau.

“Jadi kalau menurut Gugus Tugas belum boleh, tapi Kemenpora sudah buat protokol dan itu artinya sudah boleh kan, jadi Kemenpora boleh dengan syarat,” terang Anggota Komisi X DPR RI tersebut.

Di sisi lain, Yoyok juga mengakui dari kepolisian, sebagai pemberi izin keramaian, sejauh ini ada yang siap memberi izin dan ada yang belum. Untuk itu, PSSI juga berusaha semuanya disatukan.

“Dari Kepolisian itu belum, karena Kepolisian itu per wilayah itu berbeda-beda. Contohnya Polda Jawa Timur pasti tidak boleh, karena masih merah dan parah. PSSI masih menunggu, satu kebijakan untuk Liga 1 2020 itu untuk dikeluarkan,” dia menandaskan. (dkk/jpnn)