Ini 4 Acuan PSIS Semarang Sebelum Menggelar Persiapan Tim

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi, mengaku sampai dengan saat ini manajeman PSIS Semarang belum berpikir untuk melakukan persiapan tim.

Padahal PSSI sudah memutuskan untuk menggelar kembali Liga 1 pada Oktober mendatang sesuai dengan SK terbaru yang dikeluarkan tertanggal Sabtu (27/6).

Yoyok menjelaskan, punya beberapa alasan mengapa sejauh ini belum akan menggelar persiapan tim dalam waktu dekat.

Salah satu petimbangan pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu adalah belum adanya izin dari pemerintah terkait dengan kelanjutan Liga 1.

Baik itu izin melangsungkan pertandingan maupun persiapan sekadar berlatih dengan jumlah pemain maksimal. Selain itu, belum jelasnya regulasi yang akan digunakan PSSI juga menjadi salah satu faktor.

“Lampu hijau, izin dari pemerintah untuk menggelar latihan atau pertandingan sejauh ini belum pasti. Kemudian pandemi Virus Corona yang belum menurun jadi alasan kami belum tentukan persiapan,” kata Yoyok.

Selain itu, regulasi terkait sistem kompetisi seperti apa jika dilanjutkan yang belum jelas juga menjadi pertanyaan besar kubu PSIS.

Seperti diketahui, sebelumnya PSSI melontarkan sejumlah wacana regulasi baru ketika kompetisi kembali digelar.

Dari mulai penggunaan pemain U-20 pada Liga 1 sampai dengan kompetisi dilangsungkan dengan berpusat di pulau Jawa tanpa adanya tim terdegradasi di akhir musim.

“Kami belum tentukan jadwal kumpul pemain untuk persiapan karena ada beberapa hal. Pertama regulasi, kedua hak komersil, baik itu subsidi dan lain-lain,” Yoyok Sukawi menambahkan.

Lebih lanjut lelaki yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI komisi X itu, mengatakan bahwa jika semua itu sudah jelas dari PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB), PSIS akan menggelar persiapan kembali.

“Kalau semua itu belum jelas dan lengkap semua, kami belum bisa susun program untuk tim, apalagi persiapan tim,” Yoyok menegaskan. (topskor)