Hasil Tes PCR Tahap Satu Memuaskan, Persib Siap Gelar Latihan

Dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani, mengumumkan hasil tes swab polymerase chain reaction (PCR) tahap satu yang dijalani oleh pemain, pelatih, dan staf tim berjulukan Maung Bandung itu.

Hasilnya, ke-48 orang yang menjalani tes pada Jumat (3/7/2020) lalu, di Graha Persib, Kota Bandung, itu dinyatakan negatif Covid-19.

Dengan hasil tersebut, Persib sudah bisa menjalani sesi latihan bersama.

Rencananya, klub berjulukan Maung Bandung itu akan menggelar sesi latihan pada Rabu (8/7/2020) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Sesi latihan akan berlangsung tertutup, artinya tidak boleh ada sembarangan orang yang masuk ke area latihan Persib.

“Hasil pemeriksaan swab PCR dari 48 orang peserta dari mulai pelatih, pemain, ofisial, dan orang-orang yang nantinya terlibat dalam latihan pada tahap pertama ini alhamdulillah hasilnya semua negatif,” kata Rafi di Graha Persib, Senin (6/7/2020).

Rafi melanjutkan, tes swab PCR tim Persib akan terus berjalan.

Pasalnya, belum semua pemain merapat ke Bandung. Untuk pemain lokal yang masih berada di daerahnya masing-masing, mereka akan langsung menjalani tes swab PCR setibanya mereka tiba di Bandung.

Sementara itu, bagi pemain asing dan naturalisasi yang masih berada di negara asalnya, sebelum tiba di Bandung, mereka harus sudah mengantongi surat keterangan negatif Covid-19.

Menurut Rafi, pernyataan negatif Covid-19 adalah syarat mutlak bagi para pemain mengikuti sesi latihan bersama tim.

“Pemain yang belum bergabung, dan nantinya akan bergabung kami akan terapkan protokol kesehatan yang pertama. Jadi, orang yang mau latihan itu harus melewati PCR dulu dan dinyatakan negatif,” tutur Rafi.

“Itu untuk lokal. Untuk pemain asing, sebelum datang ke negara kita, mereka sudah berbekal surat PCR dari negaranya,” kata dia.

Selain itu, Rafi mengatakan, dia tengah menyusun protokol kesehatan yang wajib dijalani pemain, pelatih, dan staf tim Persib. Menurut Rafi, mereka semua wajib mengenakan masker saat datang dan meninggalkan area stadion.

Selain itu, mereka juga diwajibkan rajin mencuci tangan, menjaga jarak satu sama lain, dan larangan untuk menyentuh wajah.

Mereka pun diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Sebisa mungkin, setelah menjalani sesi latihan, mereka langsung pulang ke tempat tinggal masing-masing.

“Sudah saya buat protokol kesehatannya hari ini. Kami akan sosialisasikan untuk pelatih, pemain, dan ofisial. Semoga ini protokol yang terbaik dan rasional yang kami buat dalam rangka semua orang mengerti esensi dibuatnya protokol tersebut,” ujar Rafi.

“Intinya, mereka harus melakukan pola hidup yang sehat dan makan yang seimbang. Istirahat teratur dan mengatur tingkat stres,” katanya.

“Saya rasa mereka sudah mengerti penuh. Asupan suplemen diminimalisasi, kalau perlu saya support suplemen untuk pelatih dan pemain,” kata dia. (Kompas)