3 Solusi Aman PSSI Atasi Penolakan 4 Klub untuk Liga 1 2020

Sejumlah klub menyatakan penolakan atas kelanjutan roda kompetisi Liga 1 2020, PSSI pun mesti menyiapkan beberapa solusi untuk mengatasi hal ini.

Keputusan PSSI untuk melanjutkan roda kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 kembali mendapat hambatan. Kali sebanyak empat klub menyatakan penolakannya terhadap kelanjutan liga tahun ini.

Keempat klub itu adalah Persebaya Surabaya, Barito Putera, Persita Tangerang, dan Persik Kediri. Di antara ketiganya, Persebaya Surabaya menjadi yang paling banyak mendapat sorotan mengingat mereka adalah tim dengan basis suporter yang besar.

PSSI memang sudah mengambil keputusan melalui Surat keputusan SKEP/VI/2020 akan melanjutkan kompetisi Liga 1 2020 di mana kompetisi teratas di Indonesia ini berlangsung pada Oktober mendatang.

Keputusan untuk melanjutkan Liga 1 2020 memang penuh dengan berbagai pertimbangan. Perubahan regulasi akan diterapkan jika nanti roda kompetisi kembali bergulir.

Masalah kesehatan terkait penyebaran COVID-19 masih menjadi alasan utama bagi keempat klub itu untuk menolak melanjutkan Liga 1. PSSI sendiri telah merespons hal ini dan akan memilih jalur dialog untuk penyelesaian terbaik.

Untuk itu, sebetulnya ada tiga solusi aman yang bisa PSSI segera lakukan agar sebisa mungkin semua klub setuju Liga 1 2020 digulirkan kembali. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

1. Segera Buat Format Kompetisi yang Jelas

Salah satu hal menarik dari penolakan ini juga secara tidak langsung berkaitan dengan masih belum jelasnya format kompetisi yang dijanjikan PSSI dan PT LIB.

Sampai saat ini PSSI hanya bisa memberikan gambaran kasar jalannya kompetisi seperti penghapusan degradasi, sentralisasi kompetisi, dan beberapa lainnya.

Sebetulnya, apabila kompetisi digelar di tempat yang aman, persoalan risiko penularan COVID-19 bisa ditekan secara signifikan. Namun hingga kini PSSI belum memberitahukan di mana pertandingan akan digelar.

Persebaya misalnya, sebagai tim yang ada di Jawa Timur dan Pulau Jawa secara umum pun pantas khawatir karena hadirnya kompetisi Liga 1 2020 berpotensi menimbulkan masalah kesehatan sebab angka penularan COVID-19 di Jawa Timur masih cukup tinggi.

2. Paparan Khusus

Salah satu cara ampuh tentunya adalah dengan melakukan pendekatan secara khusus kepada klub-klub yang melakukan penolakan. Apabila PSSI memiliki persiapan serta alasan yang kuat jika Liga 1 2020 bisa digelar dengan aman, klub-klub diyakini bakal mengerti.

Sejauh ini komunikasi baru dilakukan sebatas rapat virtual dengan klub-klub peserta. Untuk itu, PSSI perlu melakukan pemaparan secara khusus dan lengkap kepada tiap klub agar mereka yakin bahwa kompetisi Liga 1 2020 bisa berjalan lancar.

3. Subsidi dan Insentif

Meski tak berkaitan secara langsung, namun cara ini diyakini cukup ampuh untuk memberikan kepercayaan bagi klub untuk berpartisipasi di Liga 1 2020.

Seperti diketahui, hampir semua klub mengalami kerugian dengan penghentian liga karena pandemi. Langkah pemotongan gaji pun harus diambil.

Tak menutup kemungkinan ada klub yang memiliki keraguan mengikuti kompetisi karena kurangnya pendanaan di samping juga masalah kesehatan. Subsidi klub juga saat ini mengalami sejumlah persoalan.

Selain memastikan protokol kesehatan yang profesional, PSSI bisa coba menaikan nilai subsidi serta berbagai kemudahan atau insentif yang membuat klub-klub tak ragu lagi untuk berpartisipasi di Liga 1 2020 demi kebaikan mereka dan Timnas Indonesia.