Terkait Gaji, Ini Keinginan Jonathan Cantillana

Gelandang asing PSIS Semarang, Jonathan Cantillana kurang sepakat dengan aturan gaji 50 persen seperti yang diputuskan PSSI. Jonathan lebih memilih mengikuti kontrak yang baru diteken.

Aturan gaji 50 persen ditetapkan PSSI dalam surat keputusan bernomor SKEP/53/VI/2020. Namun, regulasi tersebut akan diberlakukan sebulan sebelum kompetisi digulirkan atau sekitar Bulan September mendatang.

”Pertama saya harus berbicara dengan klub, saya menandatangani kontrak baru dan saya menghormatinya. Saya berharap bahwa klub juga menghormatinya,” katanya kepada Bola.net, Sabtu (4/7/2020).

Dalam kontrak yang baru disepakati beberapa waktu lalu, klub akan membayar gaji pemain sebesar 25 persen jika kompetisi dihentikan. Jika dilanjutkan, pemain berpaspor Palestina itu akan menerima 75 persen.

”Saya pribadi tidak akan menerima gaji lebih sedikit. Yang bisa saya lakukan adalah berbicara dengan klub dan melihat solusi terbaik,” tegasnya.

Dikatakan pemain kelahiran Chile tersebut, klub harus mempertimbangkan kebutuhannya sebagai pemain asing di Indonesia. Apalagi, dia tidak sendiri di Semarang, tapi bersama istri dan anaknya yang baru lahir.

”Saya berharap kontrak itu akan dihormati. Saya tinggal di sini di Semarang bersama keluarga saya, menerima 25 persen dari gaji saya setiap bulan,” jelas Jonathan.
”Sekarang, keputusan liga akan berlanjut dan klub harus membayar upah sesuai kesepakatan dalam kontrak baru,” pungkasnya.