Menpora Belum Tahu Jumlah Pasti Anggaran Piala Dunia U-20 2021

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, mengaku belum mengetahui berapa besar dana yang dibutuhkan untuk menggelar Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. Ia menyebut saat ini masih menghitung jumlah pastinya.

Zainudin menyatakan pihaknya mesti hati-hati menyusun anggaran Piala Dunia U-20. Ia tak mau muncul masalah di kemudian hari, karena terjadi kesalahan saat melakukan perhitungan dana yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kendati begitu, Zainudin memastikan pemerintah lewat Kementerian Keuangan, sudah siap menggelotorkan dananya. Dalam waktu dekat ini ia akan membahas terkait anggaran tersebut.

“Jadi kami belum menyampaikan berapa besaran dan lain sebagainya, karena ini menyangkut APBN, kami harus hati-hati betul, soal penggunaannya dan dasarnya itu,” kata Zainudin yang juga merupakan ketua panitia penyelenggara Piala Dunia U-20 2021 (INAFOC) tersebut.

“Kami akan segera rapatkan [soal anggaran] karena akan masuk di DIPA [daftar isian pelaksanaan anggaran] Kemenpora. kita akan lihat apakah untuk pembiayaan 2020 ini masih memungkinkan dengan anggaran yang ada atau kita minta tambahan. Yang 2021 sudah pasti tambahan dan tadi sudah disampaikan dalam rapat terbatas.”

“Harus akurat betul menentukan angka, ya saya minta kepada teman-teman di Kemenpora harus angkanya presisi, tidak boleh angka ngarang-ngarang, dan tidak boleh ada penyelewengan, penyimpangan, apalagi korupsi di dalam penyelenggaraan ini,” Zainudin menambahkan.

Selain itu Zainudin menjelaskan masih melihat ulang proposal yang diberikan PSSI untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20. Hal tersebut karena ada beberapa perubahan yang terjadi akibat pandemi virus corona.

Satu di antara perubahan yang terjadi tempat pemusatan latihan timnas Indonesia untuk persiapan Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20. PSSI akhirnya memilih Stadion Madya, sebagai lokasi latihan pasukan Shin Tae-yong.

“PSSI sudah ajukan anggaran, tapi masih proses melihat kembali. Butuh waktu untuk melihatnya, apalagi ada perubahan rencana programnya yang dipersiapkan ketika tidak ada virus corona, kemudian setelah ada virus corona banyak perubahan,” ucapnya.

“Misalnya soal pemusatan latihan atau latihan di mana, kita sedang menunggu itu, tetapi hal-hal yang sudah pasti itu kita melihatnya kembali sambil jalan,” politikus Partai Golongan Karya tersebut menambahkan.

Piala Dunia U-20, bakal digelar kurang dari setahun lagi. Dijadwalkan perhelatan sepakbola paling bergengsi untuk kelompor umur tersebut dimulai pada 20 Mei sampai 11 Juni 2021.