Gelandang Bhayangkara Nilai PSSI Telat Ambil Keputusan Melanjutkan Kompetisi

Gelandang Bhayangkara FC, Lee Yoo-joon, menilai induk sepakbola Indonesia (PSSI) terlambat mengambil keputusan melanjutkan kompetisi. Tapi, dia sependapat dengan rencana melanjutkan kompetisi tertinggi tanah air itu.

Kompetisi Liga 1 Indonesia ditangguhkan sejak Maret lalu ketika pertandingan baru memasuki pekan ketiga. Namun, sekarang sudah ada rencana untuk melanjutkannya pada bulan Oktober mendatang.

”PSSI cukup terlambat dalam memutuskan segalanya, termasuk liga yang akan start lagi di Oktober. Tapi masih lebih baik bisa start lagi dari pada liga harus stop,” kata Lee Yoo-joo sebagaimana dilansir dari situs resmi klub berjuluk The Guardian itu.

Lee mengatakan keputusan melanjutkan kompetisi adalah langkah tepat yang diambil PSSI. Dia mengaku tidak khawatir dengan potensi penyebaran virus selama semua kontestan yang terlibat menjalani semua protokol kesehatan dengan baik.

“Saya tidak khawatir selama semua komponen yang terlibat patuh dan mengikuti aturan yg ditetapkan. Seperti halnya di Korea dalam melaksanakan K-League. Indonesia perlu mencontoh dari negara lain yang sudah berhasil melaksanakan liga dan kompetisi sepak bola dalam masa pandemi,” kata pemain asal Korea Selatan itu.

Gelandang yang satu ini telah bergabung dari awal terbentuknya Bhayangkara FC yang dahulu bernama Bhayangkara Surabaya United di tahun 2016. Sampai sekarang Lee masih cinta Bhayangkara FC dan sudah beristri warga negara Indonesia.

Lee Yoo-joon rutin berlatih mandiri selama kompetisi ditangguhkan. Kadangkala dia menyambangi Stadion PTIK untuk berlatih bersama beberapa pemain Bhayangkara FC guna menjaga kondisi fisik jelang kompetisi dilanjutkan.

“Saya latihan sendiri di rumah, dan setiap tiga hari dalam seminggu saya ajak teman-teman Bhayangkara FC yang ada di di wilayah DKI Jakarta ikut latihan di PTIK. Setelah itu sisa waktu yang ada saya habiskan untuk main dengan anak,” katanya.

Bhayangkara FC telah memainkan tiga laga dan mengoleksi tiga poin dari tiga kali hasil imbang yang didapatkan. Saat ini The Guardian berada di peringkat ke-11 klasemen sementara.[]