Berapa Dana yang Dianggarkan Kemenpora untuk Piala Dunia U-20?

Kemenpora disebut mengajukan anggaran Piala Dunia U-20 2021 sebesar Rp 500 miliar. Angka itu baru sebatas usulan dan perlu digodok oleh Badan Anggaran DPR RI.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi X DPR RI A.S Sukawijaya atau lebih dikenal Yoyok Sukawi. Dia mengatakan, angka itu dimunculkan Kemenpora dalam rapat kerja bersama Komisi X RI empat hari lalu.

“Jadi Kemenpora mengajukan anggaran ke DPR itu ada Rp 2 triliun sekian, yang di dalamnya ada Rp 400 miliar untuk pelaksanaan Piala Dunia U-20 2021, Rp 100 miliar untuk timnas U-19 (cikal bakal U-20), dan Rp 100 untuk peningkatan prestasi olahraga nasional. Tapi khusus untuk Piala Dunia Rp 400 miliar dan Rp 100 miliar itu,” kata Yoyok kepada detikSport, Minggu (5/7/2020).

Yoyok menjelaskan, angka tersebut bukan merupakan permintaan atau untuk PSSI. Tetapi usulan Kemenpora untuk anggaran 2021 yang di dalamnya ada untuk persiapan hajatan single event terbesar di dunia level muda, di mana, Indonesia menjadi tuan rumahnya.

“PSSI itu belum mengajukan karena memang kami tidak minta dan kami tak mengajukan untuk itu. Angka Rp 400 miliar itu untuk panitia pelaksana Piala Dunia, seperti beberapa tahun lalu ada INASGOC untuk Asian Games 2018. Nah, ini untuk INAFOC (Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee). Panitianya kan pemerintah, sudah dibentuk Presiden RI,” dia menjelaskan.

“Termasuk untuk tim nasional, PSSI juga tidak meminta. Mungkin Pak Gatot (Dewa Broto) beranggapan PSSI sama seperti KONI, seperti cabor lain. Tapi dari dulu, dari zaman siapa, PSSI tak pernah minta APBN. Kemarin Asian Games, kami tak ambil bantuan pemerintah. Kami sudah mandiri ada FIFA, sponsor, makanya walau ada anggaran yang diajukan pemerintah timnas itu anggarannya ada di Kemenpora, bukan PSSI.”

“Pada saat rapat dengan Komisi X, Menpora menyampaikan sebenarnya tak ada kewajiban pemerintah untuk membiayai. Tapi pemerintah melihat event ini demi nama baik bangsa, kami tak mau PSSI persiapannya asal-asalan. Makanya pemerintah support, disiapkan anggarannya, dan pembiayaannya untuk apa saja. Sama seperti Asian Games. Itu duitnya di Kemenpora semua. Jadi PSSI tidak mengelola 1 rupiah pun,” tuturnya.

Yoyok, yang juga Komite Eksekutif PSSI, mengatakan bahwa setelah Menpora memaparkan usulan anggaran Piala Dunia U-20 2021 ke Komisi X kini pihaknya akan melakukan pembahasan lebih lanjut. Setelah itu, Badan Anggaran DPR akan menetapkan apakah disetujui atau tidak.

“Komisi X sifatnya hanya menyampaikan bahwa ini masuk skala prioritas nasional supaya bisa disetujui. Jadi, kemungkinan Agustus sudah diputuskan,” ucapnya.

“Tapi peluang untuk disetujui khusus untuk Piala Dunia besar. Komisi X sih sebagian besar secara prinsip tak ada masalah cuma masih minta supaya anggaran itu disesuaikan dengan kemampuan anggaran pemerintah.”