PSSI Belum Siapkan Sanksi Jika Ada Klub yang Tidak Ikut Kompetisi

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan masih akan diskusi dengan klub-klub yang menyatakan tak setuju apabila Liga 1 dilanjutkan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

PSSI sebelumnya memutuskan Liga 1 bakal kembali bergulir Oktober mendatang dengan terapkan protokol kesehatan.

Tiga klub Liga 1 yang tak setuju kompetisi dilanjutkan, yakni Persebaya Surabaya, Barito Putera, dan Persik Kediri.

Tidak setujunya tiga klub itu didasari dengan masalah yang sama, yakni soal jumlah korban virus corona yang setiap hari masih tinggi di Indonesia.

Sehingga ketiga manajemen itu menilai terlalu beresiko untuk melanjutkan Liga 1 2020.

Namun, untuk itu saat ini PSSI bersama dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB), sebagai operator akan segera berdiskusi bersama untuk membahas itu.

“Ya namanya ada saja kan situasi. Pelan-pelan ini kan masih ada tiga bulan lagi kami akan berkomunikasi agar nanti bisa satu persepsi,” kata Mochamad Iriawan setelah konferensi pers di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, yang turut dihadiri BolaSport.com.

“Diantara 18 kan ada tiga, lebih banyak dari yang mau. Yang jelas tidak masalah namanya pendapat wajar saja,” ucapnya.

Saat ditanya apa nantinya bakal ada sanksi untuk klub yang tidak setuju dengan dianjutkannya Liga 1 2020 tersebut.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada pembicaraan yang mengarah soal sanksi.

Tapi ia menegaskan bahwa untuk saat ini PSSI akan lebih pada diskusi bersama, serta masih menunggu perkembangan virus corona kedepannya.

“Belum sampai sana (sanksi). Kami akan mendiskusikan nanti ya. Kompetisi juga tidak ada degradasi, apalagi sanksi,” ujar Iwan Bule.

“Jadi klub itu bukan dipanggil, tapi diskusi saja. Kan juga teman-teman,” tuturnya.

Seperti diketahui sebelumnya PSSI, mengeluarkan Surat Keputusan (SK) bernomor SEKP/53/VI/2020 tentang kelanjutan kompetisi dalam keadaan luara biasa tahun 2020, salah satu tujuannya untuk membantu perekonomian pelatih dan pemain.

Selain itu, Iwan Bule juga memberikan alasan bergulirnya Liga 1 2020 kembali pada Oktober mendatang juga untuk menunjang kualitas para pemain muda Indonesia.

Khususnya untuk pemain di bawah 19 tahun yang dipersiapkan menghadapi Piala Dunia U-20 2021, yang mana Indonesia bakal menjadi tuan rumah.

Dalam lanjutan Liga 1 itu nantinya akan ada regulasi yang mewajibkan klub memainkan pemain di bawah 19 tahun di setiap pertandingan.