Tekad Penyerang Muda Persija Wujudkan Mimpi Sang Ayah untuk Bela Timnas Indonesia

Penyerang Persija Jakarta U-18, Alfriyanto Nico Saputra, memiliki tekad kuat untuk bisa mewujudkan mimpi sang ayah melihat dirinya memperkuat timnas Indonesia.

Bermain sebagai pemain profesional, tentunya pemain muda Persija Jakarta, Alfriyanto Nico Saputra, ingin bisa membela timnas Indonesia pada ajang internasional.

Apalagi timnas Indonesia bakal berlaga di ajang Piala Dunia U-20 2021, tentu saja Alfriyanto Nico Saputra ingin bisa masuk ke dalam skuad.

Sebagai pemain muda, Alfriyanto Nico Saputra mengetahui betul bagaimana semua pemain saat ini pasti mengincar satu tempat untuk bisa membela timnas Indonesia di ajang Piala Dunia U-20.

Dirinya hingga saat ini belum dipanggil oleh pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, untuk mengikuti pemusatan latihan (TC).

Meski belum mendapatkan panggilan untuk mengikuti TC, Alfriyanto Nico Saputra tidak menyerah begitu saja dan tetap bakal bekerja keras untuk bisa menembus timnas.

Apalagi Alfriyanto Nico Saputra memiliki keinginan kuat untuk bisa mewujudkan mimpi sang ayah yang berharap dirinya bisa memperkuat timnas Indonesia kelak.

Sebagai orang tua, tentu saja wajar memiliki keinginan agar sang anak bisa membela negaranya.

Alfriyanto Nico Saputra, yang baru saja kehilangan sang ayah pada Sabtu (27/6/2020) di Jawa Tengah karena sakit itu, membeberkan apa yang menjadi keinginan orang tuanya.

Pemain yang akrab disapa Niko itu mengatakan bahwa keinginan dari sang ayah adalah bisa melihatnya membela Tim Merah Putih dan sukses untuk menjadi pesepak bola profesional.

Hal itu yang membuatnya termotivasi untuk bisa menembus timnas Indonesia, apalagi bisa membela negara di ajang bergengsi seperti Piala Dunia tentu menjadi mimpi semua pemain.

“Salah satu keinginan ayah itu bisa melihat Niko membela timnas dan bisa berkarier di dunia persepakbolaan profesional,” kata Alfriyanto Nico Saputra sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman Persija.

“Maka dari itu Niko termotivasi untuk bisa mewujudkan hal itu dengan kerja keras dan pantang menyerah,” ucapnya.

Menurutnya untuk saat ini, tetap berlatih dengan kerja keras dan menjalankan semua program latihan dari tim pelatih tak akan sia-sia.

Niko percaya sebuah proses tak akan mengkhianati hasil sehingga tetap bekerja keras adalah jalan yang bisa dilakukannya saat ini.

“Bagi saya yang terpenting adalah tahap latihan menjalankan semua program, baik dari tim pelatih Garuda Select ataupun Persija,” ujar Niko.

“Untuk hasil saya serahkan kepada Allah. Kalau sudah rezeki pasti tak akan ke mana-mana,” tuturnya.

Sementara itu untuk saat ini di timnas U-19 Indonesia, Persija Jakarta menyumbang paling banyak pemain ke TC.

Ada lima pemain Persija Jakarta yang dipanggil timnas U-19 Indonesia, yakni Sutan Zico, Sandi Arta Samosir, Braif Fatari, Figo Sapta, dan Muhammad Sudirman.

Saat ini timnas U-19 Indonesia tengah dipersiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-20 2020 yang rencananya berlangsung 14-31 Oktober di Uzbekistan.

Timnas U-19 Indonesia berada di Grup A bersama dengan Kamboja, Iran, dan tuan rumah Uzbekistan.