Bantu Cari Pemain, Bima Sakti Ingin PSSI Gelar Elite Pro Academy 2020

Pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, berharap PSSI turut menggulirkan kompetisi kelompok usia, Elite Pro Academy (EPA) U-16 dan U-19, seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal itu cukup membantu ia mencari pemain untuk masuk ke skuat Timnas Indonesia.

Menurut Bima, bergulirnya EPA hingga Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 membuat ekonomi dari sisi sepak bola kembali bangkit. Pasalnya, sepak bola vakum selama tiga bulan terakhir akibat pandemi virus corona.

“Ya saya berharap liga berjalan, kemudian juga Elite Pro dan Liga 3 berjalan. Tentang format dan sebagainya saya pikir PSSI dan PT Liga sudah mendesain lah, supaya kompetisi bisa bergulir,” kata Bima Sakti, Kamis (2/7/20).

“Karena di sini banyak pihak yang merasa diuntungkan. Maksudnya otomatis secara ekonomi pemain juga ada pemasukan lagi, wasit juga, pelatih, ada perangkat pertandingan,” imbuhnya.

Elite Pro Academy baik U-16 maupun U-19 memang sangat membantu pelatih timnas kelompok usia karena Bima Sakti bisa memantau pemain sesuai kebutuhan melalui kompetisi reguler.

Terbukti, dari sebagian besar pemain timnas U-16 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan berasal dari jebolan EPA dan kini terdaftar di akademi klub peserta Liga 1.

“Elite Pro Academy juga dari semua level itu bergulir, itulah harapan kami,” tandas mantan asisten Luis Milla di timnas Indonesia tersebut.

Saat ini, Bima Sakti tengah mempersiapkan pemusatan latihan timnas U-16 di Stadion Patriot, Bekasi, mulai 6-29 Juli mendatang. Ia memanggil 26 nama untuk persiapan menuju Piala Asia 2020 pada akhir tahun nanti.