Begini Respons Pemain Senior PSMS Soal Negosiasi Ulang Kontrak

Pemain senior PSMS Medan, Legimin Raharjo, turut berkomentar terkait usulan PSSI di mana klub-klub Liga 1 maupun Liga 2 2020 dipersilakan untuk negosiasi ulang kontrak pemain dan pelatih.

Usulan itu masuk ke dalam salah satu poin dari surat keputusan baru PSSI terkait kelanjutan seluruh kompetisi pasca dihentikan sementara karena dampak pandemi Covid-19.

“Soal itu, pasti nantinya ada pembicaraan-pembicaraan. Ya, saya sebagai pemain, bisanya saat ini menunggu pengumuman resminya gimana nanti,” kata Legimin Raharjo, kepada awak media, Jumat (26/6/20).

Di situasi pandemi seperti ini, lanjut Legimin Raharjo, dirinya sebagai pemain juga mengerti sulitnya kondisi seperti ini. Sehingga, ia belum bisa membuat harapan soal persentase gaji di bulan-bulan berikutnya.

Sebab, sebagaimana diketahui bahwa selama kondisi pandemi, kompetisi berstatus kahar atau force majeure dari Maret sampai Juni 2020. Di mana selama fase itu, PSSI membuat keputusan penggajian pemain sebesar 25 persen untuk setiap bulannya karena kompetisi dihentikan sementara.

“Untuk saat ini belum tahu ya (harapan persentase gaji di bulan-bulan). Tapi, untuk fix, kita semua menunggu dari PSSI seperti apa dan dari manajemen PSMS juga seperti apa. Tapi, yang pasti kami dari pemain siap saja untuk negosiasi ulang kontrak,” ujar Legimin.

Dari itu semua, legenda PSMS Medan itu menyambut dengan suka cita bahwa kompetisi Liga 2 musim ini yang sempat dihentikan sementara akhirnya dipastikan lanjut kembali.

“Yang pasti saya sebagai pemain gembira dengar kabar ini bahwa liga akhirnya ditetapkan lanjut. Meski dengan banyak syarat, terutama protokol kesehatan. Intinya, Alhamdulillah liga lanjut lagi,” tutup Legimin Raharjo.