Sebelum Restart Liga 1, PT LIB Bicarakan Kontrak Baru dengan Sponsor

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita menyatakan bahwa mereka akan membuat kontrak baru dengan sponsor menjelang kelanjutan Liga 1 Indonesia 2020 yang akan kembali bergulir pada Oktober mendatang.

Dia memastikan bahwa sponsor utama Liga 1 yakni Shopee akan tetap mendukung kelanjutan kompetisi musim ini. Dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) PSSI yang terbaru, PT LIB pun saat ini, menurut dia, terus melakukan komunikasi dengan pihak sponsor.

“Semoga tidak ada yang berubah. Setelah SK PSSI keluar, kami langsung melakukan pembicaraan dengan sponsor secara intensif. Kami bangun diskusi yang produktif untuk format ke depannya,” kata Akhmad Hadian.

“Pasti ada (kontrak) baru. Jadi kalau kami tuntut nilai sebesar itu (kontrak lama), tidak mungkin juga. Kami sadar kondisi saat ini tidak mudah,” tambahnya.

Kontrak baru tersebut perlu dilakukan karena kesepakatan lama sudah tidak berlaku lagi sejak kompetisi tertangguhkan pada Maret akibat pandemi virus korona.

Menurut Akhmad Hadian, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan, di antaranya jam pertandingan yang jelas serta tidak berubah-ubah.

Apabila sudah ada titik temu, maka PT LIB selanjutnya akan mengundang klub dan sponsor untuk bertemu guna memastikan tidak ada pihak yang dirugikan. SK baru PSSI nomor SKEP/53/VI/2020 akan menjadi acuan dasar dalam penentuan nilai kontrak sponsor.

PSSI pada Minggu (28/6) menetapkan SK bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi dalam Keadaan Luar Biasa.

Liga 1 musim 2020 akan dilanjutkan mulai Oktober dengan semua pertandingan di Pulau Jawa. Sementara terkait hal teknis, jadwal rinci, regulasi dan subsidi menjadi tanggung jawab operator PT LIB.

Di dalamnya juga diatur antara lain soal kompetisi yang harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, pembayaran nilai kontrak, dan gaji pemain serta pelatih 50-60 persen dari kontrak.